Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Lima Belas Ribu

Istri Lima Belas Ribu

Sepanjang kebersamaan mereka, Anti lebih banyak meladeni pertanyaan Felish daripada berbincang dengan Agung. “Tante, aku sudah bisa mengaji. Ayah yang mengajari,” ujar Felish polos. “Oh, ya? Bagaimana coba, ngajinya? Tante pengin dengar.” “Alif ba ta tsa jim ha kho ….” Felish melafalkan abjad arab sampai selesai. Anti bertepuk tangan demi memberikan apresiasi pada gadis kecil di sampingnya. Agung yang duduk di hadapan mereka dengan dipisahkan sebuah meja tersenyum.
9.72.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83.5K kali sebagai tas ngaji kecil
Tampilkan Ulasan (309)
Baca
+Pustaka
JP
Ijin promote thor. REVENGE menceritakan derita wanita yang tidak tahu apa-apa disiksa sampai hampir mati hanya dengan satu tuduhan, Pelakor. Bangkit dari kematian berbekal sedikit ilmu bela diri, Claudia melacak semua orang yang membuatnya menderita. Mampir kak buat reviewnya. Thanks.
Jayashree
Kalo kamu dijodohkan sosok kaya, rupawan dan sempurna gimana gais? Sayangnya Zora menolak dengan pasti dan memilih kekasihnya yang sederhana. Ayahnya tidak bisa membiarkan hal ini dan berencana untuk menghancurkan kekasih dari putrinya. Hemm gimana kelanjutannya? Mampir ya di "Arti Cinta Untuk Zora"
Baca Semua Ulasan
TANGISAN CINTA

TANGISAN CINTA

sapa febby tersenyum sambil cipika cipiki dengan tsania " oh darling, tante kangen banget sama kamu, kamu kenapa sih nggak ngabarin tante kalau kamu udah di indonesia, oh ya silahkan masuk sayang " ajak tsania tersenyum sambil membawa febby masuk kedalam rumahnya Didalam rumah tsania menyuruh pembantunya membuatkan minuman untuk febby " oh ya sayang, tante dengar papa kamu menikah lagi ya " tanya tsania tersenyum
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai tas ngaji kecil
Baca
+Pustaka
CEO Itu Mantan Ketua Osisku

CEO Itu Mantan Ketua Osisku

ujar Tasya pada Nara. Nara sama penasarannya seperti Tasya. Jujur saja dari cara memasak Agas yang tampak keren, sepertinya hasilnya juga akan enak. Tidak bisa dipercaya Agas selihai itu untuk orang yang katanya cuman pernah masak air saja. "Ayo dimakan, Nara. Gak usah sungkan. Kamu sudah bantuin saya nurutin ngidamnya kakak saya." Agas berkata dengan nada terima kasih.
3.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai tas ngaji kecil
Baca
+Pustaka
Tunangan Bohongan si Senior Tampan

Tunangan Bohongan si Senior Tampan

tanya Ghea sembari berpikir. "Itu," ucap Denia, lalu menundukkan kepalanya dan mulai melanjutkan perkataannya dengan berbisik. "Bunting duluan," ucapnya pelan. "Hmm ... bisa jadi begitu tuh!" Ghea mengiyakan. Hanya Nadira yang tidak setuju pada kedua sahabatnya, justru wanita itu mengatakan, "Kita gak boleh berprasangka buruk pada seseorang, meskipun dia sudah berbuat jahat." Sebuah sikap baik yang dimiliki Nadira, wanita itu juga bijaksana dalam menanggapi sesuatu atau masalah dalam hidupnya. Walaupun dalam urusan asmara, wanita berkulit putih tersebut tidak bisa mengontrol hati dan pikirannya.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai tas ngaji kecil
Baca
+Pustaka
Reinkarnasi Kaisar Tanpa Tanding

Reinkarnasi Kaisar Tanpa Tanding

tanya pemuda itu kepada kera kecil di pundaknya. Kera kecil berbulu putih itu menggerak-gerakkan tangannya. Ternyata dia sedang menggunakan bahasa isyarat untuk menjelaskan sesuatu kepada pemuda itu. Lewat bahasa isyaratnya, kera itu berkata, "Chen Long, kamu tidak perlu takut. Aku tidak akan menjadi sasaran pemenuhan ambisi peningkatan kultivasi mereka. Karena aku telah menyamar jadi kera kecil biasa. Aku cuma akan dianggap sebagai kera kecil yang tidak berbahaya, dan juga tidak bermanfaat bagi mereka, dan mereka tidak akan tahu kalau aku adalah binatang buas besar yang bisa menyamar menjadi kera kecil."
618.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 604 kali sebagai tas ngaji kecil
Baca
+Pustaka
Legenda Tongkat Semesta Bagian 2

Legenda Tongkat Semesta Bagian 2

Membuat Madu Lanang mau tidak mau harus mengganjal rasa lapar tersebut menggunakan energi. “Meong?” tanya anak kucing paling kecil. Dia bertanya siapa Madu Lanang dan hendak ke mana? “Aku adalah pendekar dari dunia manusia, datang ke mari untuk mencari sebuah perkampungan kecil bernama Tumaritis. Konon katanya di perkampungan itu terdapat dewa sakti bernama Astrajingga,” ungkap Madu Lanang membuat anak kecil di hadapannya langsung melebarkan mata.
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai tas ngaji kecil
Baca
+Pustaka
Tawanan Mertua Kakak

Tawanan Mertua Kakak

Tato menyeruput minumannya. Hati Ajeng terkesima, dalam hati ia tertawa girang bertemu dengan lelaki tajir. Berarti pilihannya tidak salah. “Bisnis apa yang kamu jalankan?” “Bisnis kecil-kecilan. Aku hanya menyediakan apa yang diminta oleh teman-temanku?” “Bisnis macam apakah itu, kelihatannya kamu hidup nyaman.” “Yah begitulah.” Tato berdiri dan membuka pintu di samping kolam renang. “Mari kutunjukkan apa pekerjaanmu.”
8.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai tas ngaji kecil
Baca
+Pustaka
Istri Kecil Ustadz Tampan

Istri Kecil Ustadz Tampan

Na'am tafadhol,“ ucap sang ustadzah tersenyum pada gadis cantik nan mungil itu. Dengan percaya diri dan senyuman di wajahnya, Rayyana menuliskan jawaban yang telah ia peroleh. "Finally, miss.“ ucap Rayyana setelah selesai menuliskan jawabannya. Sang ustadzah kembali tersenyum. "Berikan tepuk tangan untuk Rayyana, sebagai bentuk apresiasi." titah ustadzah cantik tersebut. "Rayyana, lain kali gunakan bahasa Indonesia saja ya? Agar yang lain paham.“ lanjutnya tersenyum manis.
9.55.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai tas ngaji kecil
Baca
+Pustaka
Membalas Mertua dan Suamiku

Membalas Mertua dan Suamiku

Ada logo dari brand tersebut di atasnya, mengkilap indah dengan dasar warna perak. “Bagus enggak, Bang?” pamerku pada Bang Agam. Pria itu seperti menelan biji nangka dan tersangkut di tenggorokannya berhari-hari. Buru-buru dia mengambil tas tersebut dari tanganku, langsung mengamati tanpa henti. “A-apa ini, Dek?” “Apa lagi, Bang? Tas, dong. Harganya dua juta setengah untuk tas sekecil itu!” umbarku dengan senyum merekah.
1030.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 935 kali sebagai tas ngaji kecil
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status