Kesempatan Kedua
“Rumah kamu sangat nyaman, Agni. Meskipun kecil seperti kebanyakan rumah orang kelas bawah, tetapi bersih dan tidak kumuh.”
Agni tersenyum menanggapi ‘pujian' Tasya. “Makasih, Sya. Aku memang lebih suka rumah MINIMALIS seperti ini,” ucap Agni dengan menekan kata ‘minimalis’.
Wanita cantik itu bukannya tidak menyadari hinaan Tasya. Namun, dia tidak ingin terpancing yang justru akan membuat masalah semakin runyam. Apalagi melihat perubahan pada raut wajah Samudera dan Sherly yang seperti ingin memakan orang, Agni mencoba menahan diri.