ENAK, PAK DOSEN!
Dengan gerakan perlahan dan penuh kehati-hatian, ia melanjutkan aktivitasnya, melepas singlet yang menutupi tubuhnya.
Mempertontonkan dada bidangnya yang kekar, dihiasi berbagai lukisan indah dari tinta tato yang menceritakan kisah hidupnya.
"Pelan-pelan saja nanti, Mas. Nggak usah nyeruduk kayak banteng kesetanan. Takutnya, nanti 'adek'nya kenapa-kenapa," ujar Diana dengan nada menggoda, namun kemudian menutup bibirnya dengan telapak tangan, menyembunyikan senyum malu yang menghiasi wajahnya.
Bab Populer