Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dokter Tampan Pemikat Wanita

Dokter Tampan Pemikat Wanita

Dia menunggu di depan showroom dan berhasil menghabiskan sebotol air mineral yang enggak kutahu dari mana dibelinya. "Motormu aja bisa, kenapa enggak?" Kuambil botol yang disodorkannya. Masih penuh dan bersegel, terdengar dari bunyi patahan saat dibuka. "Mau keliling dulu atau langsung ke tempat Ayah?" Isi botol kemasan yang menampilkan ukuran 330 mililiter kutandaskan. Enggak banyak, tapi cukup menghilangkan dahaga yang menyekat tenggorokan.
1015.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 468 kali sebagai teh botol
Baca
+Pustaka
Nasi Kotak

Nasi Kotak

"Memang ada yang tidak beres dengan kamu. Mbah akan kasih ramuan dan juga tanah. Nanti disebarkan di depan rumah kamu dan juga orang itu!" Mbah Sih memberikan sebuah botol berisi air kembang dan juga tanah yang dibungkus daun pisang kering. "Terima kasih, Mbah. Kalau begitu saya permisi." Aku dan Mas Marno pun pamit pulang. "Ma, memangnya beneran Suci punya pesugihan?" tanya Mas Marno saat perjalanan pulang.
1016.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 550 kali sebagai teh botol
Baca
+Pustaka
KURELAKAN SUAMIKU UNTUK MANTANNYA

KURELAKAN SUAMIKU UNTUK MANTANNYA

jawabku. Aku pun segera beranjak dari ranjang, menuju ke ruang tamu. Benar saja, di meja ada botol sebesar ibu jari. Botol kaca yang sangat bening. Yang di dalamnya terdapat cairan yang berwarna hitam. Botol itu bertuliskan huruf-huruf China, yang aku sama sekali tidak mengerti artinya. Lekas kuambil botol itu, kubawa kepada suamiku.
1028.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 930 kali sebagai teh botol
Baca
+Pustaka
RED CROWN

RED CROWN

tanya Raja, penasaran. Ia masih menggenggam layangan sebesar tubuhnya dengan kedua tangannya yang besar. Atensinya teralihkan tatkala melihat sebuah botol berukuran sedang terpasang di layangan tersebut. “Botol apa ini?” tanya Raja, menunjuk benda itu dan memerhatikannya dengan seksama. Cantaka jongkok dan menjelaskan kegunaan botol tersebut. Benda itu menjadi bagian vital dalam rencana hujan buatannya Cantaka, garam-garam yang diambil dari gudang dimasukan ke dalam botol tersebut.
108.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai teh botol
Baca
+Pustaka
Legenda Penguasa Kegelapan dan Es

Legenda Penguasa Kegelapan dan Es

ukuran botol ramuan hanya setinggi 3 centimeter. Sepuluh botol ini dia pisah dari sebotol penuh ramuan Vitalitas sebelumnya. Perkiraan Xinyi, dengan 1 botol saja dia dapat menukarnya dengan ramuan pemulih jiwa yang rendah, walaupun rugi sedikit tidak apa-apa.
1037.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai teh botol
Baca
+Pustaka
SETELAH MASUK NOVEL, AKU MENJADI ANTAGONIS GILA

SETELAH MASUK NOVEL, AKU MENJADI ANTAGONIS GILA

"Oh, Xayyan! Terima kasih banyak. Tanganku tadi benar-benar lemas sekali, entah kenapa. Kau hebat sekali bisa membuka tutup botol yang sekeras ini!" Dari balik tiang toko, Callista memutar bola matanya hingga ia hampir bisa melihat otaknya sendiri. "Seberat ini? Itu botol air mineral, bukan tutup bunker nuklir, Vanya!" teriak Callista tanpa sadar.
10830 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai teh botol
Baca
+Pustaka
Perginya Istriku

Perginya Istriku

Gelas-gelas kaca berisi cairan kekuningan ada juga yang merah merona sekali teguk menelan ratusan juta. Rasya segera melanjutkan langkah dan berhenti menghampiri seorang lelaki botak. Lelaki yang lihai memainkan botol-botol berisi minuman haram dan meraciknya dengan segala keahlian. Tak tanggung-tanggung, Rasya memesan satu botol yang paling besar.
1047.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai teh botol
Baca
+Pustaka
Terjerat Hasrat Ayah Mertua

Terjerat Hasrat Ayah Mertua

Toh, batu pun bakal terkikis kalau terkena hujan setiap hari, kan? Dan, Laura berjanji. Jika dia bersama Adelio nanti, dia ingin memberi warna pada hidup pria itu yang monokrom, kaku, dan terkesan membosankan ini. “Oh, iya!” Dia tiba-tiba teringat sesuatu, lantas segera mengambil benda itu dari dalam tas belanjanya. “Ini, Anda minum teh hangat dulu, ya.” Dia menyodorkan sebuah botol teh yang masih terasa hangat dari tangan kanan, dan benda kecil dari tangan kirinya.
10128.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.7K kali sebagai teh botol
Baca
+Pustaka
Selir Chun! Kaisar Hanya Menginginkanmu!

Selir Chun! Kaisar Hanya Menginginkanmu!

Dia duduk anggun di kursi tunggal berlapis sutra ungu tua, sandaran punggungnya tinggi, memantulkan bayangan tubuhnya yang ramping tapi berwibawa. Secangkir teh melati beruap di meja kecil di sampingnya belum juga tersentuh. Bukan itu yang menarik perhatiannya. Di jemari lentiknya, dia memutar-mutar sebuah botol kaca kecil berleher ramping, berisi cairan bening kehijauan. Botol itu berkilau ketika terkena cahaya, seolah menyimpan rahasia yang tak boleh disentuh sembarang orang. Botol itulah wewangian peninggalan selir Zhao.
1068.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai teh botol
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Nissa Salsabila
tolong dong kak. perbanyak ruang untuk menceritakan kaisar dan ratu chun. dibanding membahas kelicikan permaisuri yg rencana nya akan kakak buat gagal itu. please kak. aku suka cerita ini. tapi gak mau membaca kelicikan permaisuri terus. hiburlah saya dengan keromantisan kaisar dan ratu chun.
Emaknya Trejo
tau gk sih thor,ini cerita selain bikin aku dag dig dug bacanya jg bikin aku senyum2 sendiri kyk orang gaje,hubungan anatara kaisar dan chun mei yg bikin cerita ini romantis,jg cerita jenderal shang dan nona chu yg bikin baper,kalo di tanya aku pilih tim mana?aku pilih tim happy ending,wkwkwk
Baca Semua Ulasan
ADNAN, Sang Pemilik Sistem Medis Terhebat

ADNAN, Sang Pemilik Sistem Medis Terhebat

[Baik, permintaan Anda akan segera diproses. Ting! [Poin Anda telah dikurangi sebanyak 3000 poin] [Sisa poin Anda: 0 poin] Tanpa banyak berpikir, Adnan meraih sebuah botol kecil berbentuk lonceng dari dalam sakunya. Botol tersebut terbuat dari kaca keramik berwarna hijau tua, dengan penutup kayu yang diukir dengan pola bunga melati. Ia perlahan membuka mulut ayahnya yang sedikit terbuka. Tangan kirinya menopang leher Bapak Rahman agar posisinya nyaman saat ia menuangkan cairan bening berwarna kekuningan dari botol itu.
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai teh botol
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status