Di Tepi Tebing
Masih dengan wajah yang sembab, muka polos mereka menurut dengan semua komandoku.
“Ita, aku sudah berada di jalan besar.” Sesuai pesannya, aku menghubungi sahabatku ketika sudah di jalan besar komplek rumahku.
“Ya Tuhan Mayang, syukurlah, kamu lama sekali, aku takut rencana kta sudah gagal,” pekik Ita di seberang.
“Maaf, aku tidak bisa memaksa anak-anak berjalan cepat”
Hot Chapters