AKIBAT DEADLINE MENIKAH
"Halah, Mas ini gak inget, apa pura-pura pikun? Memangnya pas aku nerima lamaran Mas itu, aku bilang karena Mas ganteng? Gak, kan?"
"Ya gak, sih. Tapi, dalam batinmu mengakui, kan, kalo aku ini memang ganteng?"
"Walah, kepedean!" sela Kinar yang gengsi mengakui itu.
Tak berapa lama, keduanya segera menghabiskan es teh yang masih tersisa, kemudian melanjutkan perjalanan lagi.
"Pegangan, Nar, aku mau ngebut!"
"Tapi, ya, jangan ngebut-ngebut banget, Mas!" pinta Kinar yang ketakutan. Kinar yang pernah kecelakaan di jalan raya, memang merasa trauma.
Hot Chapters