Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Insya Allah Ada Jalan, Nak!

Insya Allah Ada Jalan, Nak!

"Bram! Tunggu!" Suara lembut umi Elis yang melihatku melintasi rumahnya kembali membuatku berhenti berjalan. Kulihat Umi berjalan setengah tergesa ke arahku. "Bram, Abi sama Umi minta maaf karena nggak ikut melayat ke Tegal. Elis yang kasih kabar kalau Nak Fajrin meninggal ..., kenapa, Bram? Fajrin sakit apa?” Aku menunduk setelah menatap wajah Umi yang diliputi cemas dan berduka. “Iya, Umi. Fajrin meninggal karena kecelakaan motor."
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 289 kali sebagai beras kuning orang meninggal
Baca
+Pustaka
Elmaut Berwajah Merah

Elmaut Berwajah Merah

Sudah banyak penduduk Kian Jiang Pang di hutan bambu, tetapi mereka tidak berani memegang serta memeriksa mayat yang berwarna merah, karena di sekitar mayat tampak binatang malam bergelimpangan dengan warna yang serupa. Kin Tho bergegas menuju ke arah mayat Ma Huang yang di kenali oleh salah satu anak buahnya, sedangkan Kin Bwe menatap ke arah sekeliling, ketika melihat kakek Hay tengah duduk sambil menangisi mayat berwarna merah di depannya, Kin Bwe penasaran dan bergerak menghampiri. “Siapa yang kakek tangisi? Tanya Kin Bwe.
1014.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 311 kali sebagai beras kuning orang meninggal
Baca
+Pustaka
CEO Yang Hilang Ingatan

CEO Yang Hilang Ingatan

"Mbak, panggil saya?" Telunjuk terangkat ke wajahku sendiri. Berusaha memastikan. "Iya, Tuan. Sudah lama tak berjumpa. Bagaimana kabarnya? Kabar terakhir yang saya dengar anda telah meninggal, hanyut di Sungai Ciliwung setelah tabrakan." "Meninggal? Mmaaf, mungkin Mbak, salah orang," kilahku.
1032.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai beras kuning orang meninggal
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Pacar Kakak

Terpaksa Menikahi Pacar Kakak

Ia kembali memapah tubuh Tara perlahan, lalu membantu gadis itu duduk di kursi roda. "Berita pagi ini, seorang pria tanpa identitas, dikabarkan meninggal dunia, usai kecelakaan mobil masuk ke dalam jurang dan terbakar, di duga, ada dua korban dalam mobil tersebut namun hingga saat ini salah satu korban belum ditemukan." Dewa menatap layar televisi dengan wajah serius, berita pagi itu membuatnya cukup tercengang. Detak jantung Dewa tiba-tiba berdetak kencang, ia mendadak teringat dengan Tara.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai beras kuning orang meninggal
Baca
+Pustaka
Numpang Memandikan Jenazah

Numpang Memandikan Jenazah

"Ada yang nyariin Ibu, Mel. Tapi kayaknya Ibu lagi istirahat. Jadi aku panggil kamu aja." "Siapa?" "Tetangga depan. Katanya ada yang meninggal." Aku membulatkan mata. Mungkinkah itu artinya? ***** Aku mengelap peluh yang membanjiri pelipisku. Beruntung sebelum maghrib datang semua telah selesai kami bereskan. Tini saat ini sedang mengepel dan aku memilih duduk di teras.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai beras kuning orang meninggal
Baca
+Pustaka
Biaya Selamatan Meninggalnya Bapak

Biaya Selamatan Meninggalnya Bapak

Di sini, saat ada orang meninggal, selain ada yang menyumbang uang, ada juga yang menyumbang berupa sembako seperti beras, gula pasir, tepung terigu, minyak goreng, mie kering dan lainnya. Mas Karim menyenggol lengan sang istri, pipinya mendadak semerah tomat, jelas kalau ia malu dengan ucapan istrinya barusan. "Kamu ini apa-apaan, sih, Dek?" Wanita yang memakai kerudung instan warna biru itu melotot.
18.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 430 kali sebagai beras kuning orang meninggal
Baca
+Pustaka
Dikira Miskin Saat Pulang Kampung

Dikira Miskin Saat Pulang Kampung

Kepalanya terlalu pening mengingat hari ini cukup banyak sekali masalah yang dia hadapi. "Assalamualaikum," teriak Bagas. Dia memasuki rumah dan mencari sosok Halimah di kamar Leha. "Bu ... siapa yang meninggal, kenapa ada bendera kuning di depan rumah Bu Eni?" "Bersihkan badanmu dan segera bergabung bersama Ayah di sana. Bu Eni meninggal, Gas."
9.11.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41.9K kali sebagai beras kuning orang meninggal
Tampilkan Ulasan (83)
Baca
+Pustaka
Lengkunglangit
dr sekian banyak karakter, paling empet baca season Sea. Bu Diah Bu Eni msh ketawa, konyol aja ada org yg begitu .... Sea msh muda, berpendidikan, cantik, punya keluarga yg sayang bgt. tp kelakuannya minus ...
Ayusqie
Di luar hujan, numpang neduh ya kak author. Siapa tau kaka2 di sini mau neduh juga di karyaku, judulnya SUSAHNYA JADI MAS JOKO, author Ayusqie.        Pecah nih, kak. Romancenya bikin ngilu, kocaknya menggelitik, n sedihnya bikin mewek. Silahkan mampir ya kak. Terima kasih kk author dan kk2 semua.
Baca Semua Ulasan
Pulang Disambut Bendera Kuning

Pulang Disambut Bendera Kuning

Dia sendirilah yang terbakar cemburu sekarang. Semua prosesi berjalan lancar, sampai acara tahlilan yang hanya akan digelar malam itu saja. Tak ada halangan yang berarti. Fajar dengan sigap membantu warga melakukan apa tugasnya sebagai sesama insan. Biar bagaimana pun juga, yang meninggal itu pernah jadi mertuanya dan sangat ia hormati. Para tetangga telah bubar dan hanya tinggal Yunita, mantan suaminya dan Raya yang tampil cantik memakai gamis hitam dan jilbab senada.
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 301 kali sebagai beras kuning orang meninggal
Baca
+Pustaka
Dewa Dewi Kerajaan Sanggabumi

Dewa Dewi Kerajaan Sanggabumi

Bibir indahnya tetap berwarna merah, tidak terlihat pucat atau kebiruan laiknya seseorang yang telah kehilangan nyawa. Prabu Arya Pamenang tidak yakin bahwa garwa tunggalnya itu telah meninggal. Namun, ekspresi Ki Sradda, Bejo, dan Kalong telah cukup menjadi saksi, bahwa inilah kenyataan yang harus dihadapinya.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai beras kuning orang meninggal
Baca
+Pustaka
NASI BERKAT

NASI BERKAT

Nasi Berkat 30 "Mak, Mak tau gak ada yang meninggal. Tadi pas aku pulang udah ada bendera kuning diujung jalan," Erna berucap sambil tangannya sibuk memisahkan irisan cabai dengan pepaya muda yang dirajang kasar. "Meninggal, siapa?" tanya Mak Siti sedikit kaget. Ia meletakkan pisau yang ia pegang dan menatap Erna serius.
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai beras kuning orang meninggal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status