Misteri Rumah Mewah di Perkebunan Sawit
“Kayaknya habis bahan bakar, Dek, mas matikan dulu ya. Senternya ada di dekat tas.”
“Iya, Mas.” Sebelum lampu benar-benar mati, aku perhatikan ruangan tengah ini. Kosong, tidak ada apa pun di sini, hanya ada sofa, lemari hias, meja TV dan ada karpet yang digulung dan disandarkan di sudut ruangan.
Tak berapa lama, lampu benar-benar mati. Hanya kegelapan tersisa di setiap sudut ruangan. Mataku sudah mulai terbiasa dengan ruangan yang gelap.