Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penguasa Negeri Jin

Penguasa Negeri Jin

" Saat itu sekujur tubuh Jin Muka Seribu basah oleh keringat akibat hawa panas luar biasa yang keluar dari dalam telaga. Makin tinggi cairan lahar mendidih, makin bertambah panasnya udara. Bisingnya deru lahar panas yang mencurah masuk ke dalam telaga tiba-tiba ditingkahi oleh suara menggemuruh dahsyat. Kawasan sekitar telaga bergetar hebat. Lahar panas di bagian tengah telaga menderu ke bawah, seolah memasuki sebuah lobang raksasa.
1031.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 989 kali sebagai telinga kanan panas
Baca
+Pustaka
Gairah Panas sang Model

Gairah Panas sang Model

“Faster,” Keduanya semakin meracau tak karuan menadakan kalau mereka sudah diambang klimaks. Rasa nikmat yang semakin kencang membuat keduanya semakin sulit menhan teriakan dan derasahan yang terus keluar dari mulut mereka. Maka keduanya berteriak sekencang-kencangnya menunjukkan betapa hebatnya permainan panas yang mereka lakukan saat ini. “Akhhhhhh,” Chacha melenguh hebat. Kepalanya terdongak dan matanya terpejam merasakan sensasi nikmat. Di tengah genjotan kepunyaan Andrew yang menggila Chacha mencapai puncaknya.
10260.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.3K kali sebagai telinga kanan panas
Tampilkan Ulasan (16)
Baca
+Pustaka
TnaBook's
hello kak, numpang nih hehe, jangan lupa ya mampir juga ke "Godaan sang tante" , seorang pemuda yg cari pekerjaan, tapi malah dapat simpanan, bos nya sendiri, bahkan sampai memiliki anak, dan lagi, bos itu sudah memiliki pasangan hidup, gimana? penasaran kan, yuk mampir. ...
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
Boss With Benefit

Boss With Benefit

tanyanya, suaranya dingin tapi gemetar. Tere hanya tersenyum tipis, tidak gentar sedikit pun. “Kita yang ngobrol, kenapa lo yang panas? Kenapa? Lo cemburu? Panas, ya? Mandi air dingin, sana. Rendam kepala lo di air es kalau perlu, atau cuci hati lo yang busuk itu sekalian, biar lebih bersih, soalnya bau busuknya nyengat banget.”
1020.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 522 kali sebagai telinga kanan panas
Baca
+Pustaka
Ranjang Panas Pengantin Pengganti

Ranjang Panas Pengantin Pengganti

jawabnya canggung. “Pendingin ruangannya menyala, Maverick. Bagaimana bisa kamu kepanasan?” jawab Valerie setelah ia melirik sekilas untuk memastikan pendingin ruangannya menyala. “A-aku juga tidak tahu. Aku hanya kepanasan,” dalihnya. Akhirnya Valerie menghela nafas dan mengikuti apa yang dikatakan Maverick meski sedikit kesal.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai telinga kanan panas
Baca
+Pustaka
Godaan Panas Tetangga Baru

Godaan Panas Tetangga Baru

Tangannya menggenggam secangkir teh hangat yang Fara siapkan, dan matanya penuh rasa ingin tahu—seperti sedang mencari celah untuk membuka percakapan penting. “Gimana kemarin? Ada perubahan nggak?” tanya Kiara to the point. Sorot matanya tajam, memeriksa raut wajah sahabatnya. Fara hanya mengangkat bahu dengan malas. Matanya lelah, dan bibirnya mengulas senyum tipis yang lebih terlihat seperti sarkasme daripada kebahagiaan. “Seperti yang kamu lihat, Ki. Nggak ada perubahan sama sekali. Masih lempem kayak biasa,” jawabnya pendek. Setelah itu ia menambahkan dengan nada sarkastik, “Kerupuk kali, lempem.”
3.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai telinga kanan panas
Baca
+Pustaka
Teman Tapi Panas

Teman Tapi Panas

Panggilan Andi menghentikan lamunan Andi yang hampir menuju bagian paling indah. "Hah?" Andi tergagap, refleks ia mengambil bantal kecil dan menutupi area pahanya agar Ana tidak menyadari ada yang berubah di sana. "Ada rekomendasi film lain nggak?" Ana mengulang pertanyaan untuk kesekian kali. "Kita nonton pake itu aja, kan wifinya bisa koneksi ke Netlix." Andi menunjuk televisi layar lebar yang ada di di dinding.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai telinga kanan panas
Baca
+Pustaka
Dekapan Panas Kakak Ipar

Dekapan Panas Kakak Ipar

putus Alena berjalan cepat masuk ke dalam kamar mandi. Disana, Alena menghidupkan shower, mengguyur tubuhnya yang terasa panas dan memerah. Alena merintih kepanasan, rasa perih itu bagaikan sambaran api yang menusuk pori-pori kulitnya. "Astaga, ini sangat panas seakali. Apa yang terjadi dengan kulit tubuhku?!" Alena terus saja mengusap kulitnya, bahkan shower tadi sampai ia tekan sampai batas maksimal. Air dinginya menusuk kulit Alena, namun rasa panas bercampur perih itu masih enggan reda.
8.530.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai telinga kanan panas
Baca
+Pustaka
Pendekar Kujang Emas

Pendekar Kujang Emas

gumam Lingga, “rasanya kenyal dan panas.” Di saat yang sama, Sekar Sari merasa wajahnya mendadak terbakar, terlebih saat mengingat rasa hangat dan bau tubuh Lingga. Sekujur raganya mendadak membeku, berbanding terbalik dengan jantungnya yang terasa seperti akan meledak menjadi potongan kecil.
9.4224.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.7K kali sebagai telinga kanan panas
Tampilkan Ulasan (51)
Baca
+Pustaka
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang yang Legendaris, dia juga memiliki bakat yang besar dengan Tubuh Kaisar Langit. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
PENDEKAR LEMBAH HANTU

PENDEKAR LEMBAH HANTU

"Aaaarrrrrgghhh!" Rangga berteriak kesakitan bercampur kepanasan, rasanya seperti disate hidup-hidup. Tanpa sadar Rangga berteriak panik. "Pandhita...tolong saya, lidah api masuk ke tubuh saya! Sekarang saya kepanasan!"Rangga berguling di lantai batu candi berusaha meredam panas yang membuat tubuhnya nyaris meledak.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai telinga kanan panas
Baca
+Pustaka
Pesugihan Kandang Bubrah

Pesugihan Kandang Bubrah

"Ibu… badanku panas…" Lila tersentak. Dia menyentuh dahi Jatinegara—dan nyaris menjerit. Kulit anaknya semakin hangat, terlalu panas, seperti ada api yang menyala dari dalam tubuhnya. ”Tidak,” ujar Lila. Jatinegara mulai menyerap energi Kandang Bubrah. Dimas menggertakkan giginya. "Berarti kalau kita menghancurkan tempat ini—"
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai telinga kanan panas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status