Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tetangga Kos Menawan

Tetangga Kos Menawan

protes gw "dah ah bawel, sana bikinin kopi gw dulu" Rena duduk di sebelah gw sambil kucek-kucek matanya. Mau ga mau daripada si Rena tambah cerewet akhirnya gw bikinin kopi buat dia, dan itulah pertama kalinya gw bikinin Kopi buat Rena "nih Ren kopi lo....." sambil gw ulungkan segelas mug kopi hitam panas made by Reyhan
8.918.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 678 kali sebagai tell kopi
Baca
+Pustaka
Terjebak Gairah Liar Tante Sarah

Terjebak Gairah Liar Tante Sarah

Bau kopi hitam panas langsung menyambut hidungnya. Ia duduk di bangku panjang kayu, memesan kopi hitam. Saat menunggu, ia mengeluarkan ponsel, sempat mengetik pesan singkat ke Tante Sarah: > Luki: “Tante, sudah selesai interview. Lagi ngopi sebentar.” Belum sempat kopinya habis, sebuah suara familiar terdengar dari arah jalan. “Luk! Wah, beneran kamu ya!”
1077.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai tell kopi
Baca
+Pustaka
Pembalasan Mantan Istri CEO

Pembalasan Mantan Istri CEO

tanyanya meminta pendapat Rio. “Tolong buatin kopi dulu sebagai ganti kopi yang lo tumpahin barusan” Kumi tersenyum kecil. Dia menuruti permintaan Rio. Setelah selesai, dia berikan kopi itu ke Rio. Rio menyesap kopinya dengan nikmat. “Kopi buatanmu enak! Pantas Shaka selalu memujinya dan membandingkan kopi buatanmu dengan kopi buatan Barista.” Rio tertawa.
1043.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai tell kopi
Baca
+Pustaka
Menantu Kaya Dipuja, Menantu Miskin Dihina

Menantu Kaya Dipuja, Menantu Miskin Dihina

Ucapku memulai pembicaraan, seraya menaruh kopi di meja depannya. “Semoga.” Jawabnya berharap. Kami masih menunggu telpon dari Toni. Karena belum tahu juga, Lika lembur kerja atau tidak malam ini. Gawai dari memasuki magrib, tak terlepas dari genggaman. Takut tak mendengar telpon dari Toni. “Diminum dulu, Mas, kopinya! Biar nggak ngantuk nanti,” suruhku, Mas Riko mengangguk dan mengambil kopi itu. Meniup perlahan dan menyeruputnya.
1040.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai tell kopi
Baca
+Pustaka
Dokter Sakti Penguasa Dunia

Dokter Sakti Penguasa Dunia

"Mau minum apa? Teh? Air putih? Kopi? Atau soda?" "Apa itu kopi?" tanya Dewi Kembang dengan bingung. Midori juga bertanya, "Apa itu soda?" Millie sempat terpaku, lalu teringat bahwa kedua wanita itu berasal dari dunia kultivasi. Dia pun tersenyum dan menjelaskan, "Kopi dan soda adalah minuman yang biasa kami konsumsi di dunia fana. Kalian mau coba?" "Mau, aku mau soda," sahut Midori.
9.61.2M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34.0K kali sebagai tell kopi
Tampilkan Ulasan (93)
Baca
+Pustaka
Adelia
Sebelumnya maaf mengotori tempat komentarnya kak, aku ijin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Untuk judul ceritanya Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasih
Mrs.B
Maaf thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
JATAH ISTRI MUDA

JATAH ISTRI MUDA

Tanya rafa, saat melihat hanya ada satu botol kopi dihadapan nada. " mas tenang,, banyak stok kopi dikulkas itu, mas mau kopi kemasan ini kan?" Tanya nada memastikan. Rafa hanya menaikkan kedua alisnya tanda mengiyakan perkataan nada. "Ya sudah, aku ambilkan dulu kopi nya"kata nada sambil bangun dari duduk nya untuk mengambil kan kopi tersebut. "Ini mas" Nada menyodorkan kopi kepada rafa.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai tell kopi
Baca
+Pustaka
Salah Kirim Video, Pak Boss Jadi Tergoda

Salah Kirim Video, Pak Boss Jadi Tergoda

“Kopinya hitam, tanpa gula, dengan creamer satu sendok kecil ini. Tapi terkadang Pak Boss meminta tanpa creamer.” Di pantry, Thea menunjukkan cara membuat kopi bagi Pak Boss. Lily melihat dengan kepala mengangguk-angguk. Kali ini Thea masih membuatkannya sendiri, Lily hanya melihatnya. Setelah itu, dia menyerahkan pada Lily untuk dibawa ke hadapan Huggo.
9.986.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai tell kopi
Baca
+Pustaka
Kopi dan Lemon:  Wanted Husband Series

Kopi dan Lemon: Wanted Husband Series

Ini buat abang aja. "Thai tea gimana, Bang? Atau kopi?" "Thanks!" Leo menerimanya. "No prob!" sahut Hamza santai lalu kembali menatap Mario, "Ada bobanya nggak? Kalo ada tambahin boba," Hamza berpesan keapada Mario. "Nggak ada, Bang." "Adanya apa? Toppingnya maksud gua?"
1017.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 517 kali sebagai tell kopi
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Sang Ahli Pedang

Bangkitnya Sang Ahli Pedang

Aku mengangguk untuk memikirkannya, sesuatu yang cukup unik tapi sangat menarik dan nikmat. "Kopi jenis apa ini, Levian?" "Sepertinya ini kopi biji-bijian dari tanaman yang di tanam Tanka, tuan Akion. Saya tidak tahu pastinya," Dia tampak ragu dan berjalan mencari dimana dia menyimpan biji kopi itu. "Bawa itu juga. Aku akan memintanya sebagai upeti." "Baiklah. Apakah saya harus membawa yang lainnya?" "Seperti apa?"
9.883.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai tell kopi
Tampilkan Ulasan (42)
Baca
+Pustaka
Rmdni
kak izin promosi yah. ayo baca ceritaku kisahnya seru karena menceritakan Fantasi lokal, yang bakal memuat cerita lokal terus dipadukan dengan hal fantasi. judulnya: Legenda: Nusantara jangan lupa voted ya kak ......
Viens Aisling
Halo saya Viens, saya usahakan dua hari update sehari libur. kalau tidak ada kendala mungkin bisa update setiap hari. terima kasih karena telah membaca perjalanan Akion sampai sejauh ini. terima kasih banyak atas masukannya
Baca Semua Ulasan
KUIKLASKAN SUAMIKU UNTUKMU

KUIKLASKAN SUAMIKU UNTUKMU

“O iya, kamu belum menjawab pertanyaan saya tadi. Apa yang sedang kamu lakukan di sini?” “Saya membuat kopi untuk Tuan Endruw.” “Oh kopi buat suami saya. Kopi yang sudah kamu bubuhi obat. Maaf ya Intan, Endruw tidak menyukai kopi yang seperti ini.” Ujarku tersenyum sinis sambil membuang kopi dari tangan Intan. “Apa maksud Ibu? Kenapa Ibu membuang kopi ini?”
7.226.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 934 kali sebagai tell kopi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status