Hug Me until I'm Okay
Setelah menemukan sepatu yang dimaksud, Kana segera memakainya dan mencium tangan kanan nenek lalu bergegas pergi.
“Hati-hati, sayang!” Ucap nenek.
“Siap, Ma!”
***
Tiba sudah Kana berdiri di depan pintu ruang Tata Usaha (TU) yang berada di gedung fakultasnya. Ia merapikan baju dan penampilannya yang bahkan tidak berantakan sama sekali. Ia melakukannya hanya untuk mengurangi rasa gugup. Entah mengapa, dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir ini Kana menjadi orang yang sulit berbicara di depan publik, juga menjadi lebih takut jika harus menghadapi suatu hal yang sudah ia ketahui akan berlangsung seperti apa. Ada beberapa kemungkinan atas permohonanannya kali ini. Bisa jadi ia akan sedikit be
ตอนยอดนิยม