Teman Tapi Menikah
Dengan kompak, Ipang, Yogas, Nara, dan Kalu berucap, “Amiiin.”
Ksatria hanya bisa elus dada melihat kelakuan orang-orang yang mengaku sebagai sahabatnya. “Ah, emang nggak bakal pernah waras kalau ngobrol sama kalian.”
Walau begitu, diam-diam Ksatria juga aminkan doa tersebut. Sebagai manusia dan seorang lelaki, Ksatria cukup sadar diri bahwa kelakuannya lebih banyak minus daripada plusnya—alias tidak terlalu banyak hal baik pada dirinya.