Mengembalikan Senyum Bidadari
ucap Rosa seraya memencet hidungnya yang berair.
“Tetapi, Bu, ada ma-masalah,” ucap Priska gugup seraya menunggu reaksi Rosa.
Wanita itu mengangkat kepala, menatap Priska yang berdiri terpaku. “Apa?”
“Butik kita yang ada di Jakarta, Depok, dan Surabaya dijarah orang enggak dikenal, Bu.”
“Apa?” Tubuh Rosa bergetar hebat. Ia tak menyangka, masalah yang dihadapi sampai meluas pada usahanya.