Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ketika Luka Lama Kembali Menyapa

Ketika Luka Lama Kembali Menyapa

Mengintai. Hujan deras mengguyur kota, membasahi jalanan yang penuh dengan genangan. Lampu-lampu kendaraan berpendar di balik tirai air, membuat suasana malam terasa suram. Liora duduk di kursi belakang mobil, memandangi kaca jendela yang dipenuhi titik-titik hujan.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai tere liye hujan
Baca
+Pustaka
Lima Samurai Batavia

Lima Samurai Batavia

Apakah ucapan selamat datang untuk para tentara Nippon di Batavia? Tentu saja, Jang Hyuk tak takut dengan air hujan. Jangankan hujan air, dia sudah tahu bagaimana rasanya diterpa hujan peluru sampai hujan meriam. Jadi, satu hal yang sungguh dia khawatirkan adalah dokumen hasil informasinya yang bisa saja kuyup karena hujan.
107.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 285 kali sebagai tere liye hujan
Baca
+Pustaka
Hello My King

Hello My King

Banyak hal yang datang tanpa aba-aba dan berubah tanpa dipinta. Tak lama kemudian setetes air menjatuhi bumi, diikuti dengan jutaan tetesan lain yang membuat banyak orang memilih untuk berteduh di bawah atap bangunan. Levi tidak memperkirakan akan hujan sebab ia yakin bahwa beberapa saat lalu langit sedang cerah. Namun Levi lebih tidak menyangka bahwa Tyche tiba-tiba bangkit dari duduknya, berjalan cepat menuju pertengahan jalan dan membiarkan tetesan air membasahi sekujur tubuhnya.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai tere liye hujan
Baca
+Pustaka
Happiness Marrie

Happiness Marrie

Xia Lien ingin menunjukan betapa kuat dirinya menghadapi kenyataan hidup. Dia tak ingin Zhang Yuze merasa besar kepala hingga selalu menindas dan menghina dirinya. Enak saja! Hujan tiba-tiba turun deras membuat jalanan basah dan licin. Kendaraan yang berlalu-lalang di jalan tersebut melaju lambat karena jarak pandang yang cukup sulit. Xia Lien berusaha memperjelas penglihatan, namun air hujan yang menabrak membasahi helm menutupi pandangannya. Ia pun berbelok mencari jalan tikus supaya cepat sampai rumah.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai tere liye hujan
Baca
+Pustaka
After 30

After 30

tanya Anita sambil menatap Lia. Lia mengangkat jempolnya. "Kalau hujan begini, paling mantap ya yang kuah. Sama teh panas… uuhh, sempurna." Anita mengangguk, "Kalau gitu, aku juga sama." Lia tersenyum lalu kemudian menatap rintik air yang turun lumayan deras dari jendela kaca. "Hujan-hujan gini enaknya tidur di rumah ya Li? Bukan kerja," gerutu Anita.
1014.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 567 kali sebagai tere liye hujan
Baca
+Pustaka
Sebelum Hujan Membasahi

Sebelum Hujan Membasahi

Namanya juga mendung. Tak selamanya ia mampu mengundang hujan. Hadirnya hanya memberi isyarat kepada makhluk bumi agar lebih siap ketika hujan turun kembali membasahi. Sedia payung sebelum hujan, mungkin suatu selogan yang tidak asing lagi terdengar pada sepasang telinga kita. Perihal mendung dan hubungan, seakan menjadi sebuah kalimat yang berbeda, namun hampir mirip dalam pemberian makna. Bagaimana tidak? Ketika mendung mampu hadir tanpa memberi hujan, begitupula sebuah hubungan. Ia mampu hadir memberi kenyamanan, datang dengan sebongkah kata kepalsuan. I love you, I Miss You, dan lain sebagainya. Namun tanpa berdasarkan sebuah rasa sayang yang timbul dari perasaan.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai tere liye hujan
Baca
+Pustaka
Liara

Liara

Semakin lezat saja hidangan itu terasa si lidah. Awalnya malam terasa biasa saja. Memang lebih dingin dari biasanya, Lira kira itu karena sudah lama tak keluar kamar. Nyatanya, itu adalah pertanda bahwa hujan akan datang. Perlahan rintik yang turun menjadi lebat. Liara yang duduk di pinggir gazebo menikmatinya dengan seulas senyum di bibir. Tidak terlalu buruk, kali ini keputusannya untuk keluar memang tepat.
9.535.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 874 kali sebagai tere liye hujan
Baca
+Pustaka
Aduh Jenderal Tak Tahan

Aduh Jenderal Tak Tahan

Pelayan di belakang berkata. "Yang Mulia, begitulah keadaan di sini. Saat bulan Juli tiba, hujan turun tanpa henti dan banjir sering terjadi." Nabila mengernyitkan dahi. Ternyata ada banjir? Kalau begitu, Naga Api tidak bisa digunakan. Pada saat yang sama. Di dalam perkemahan militer Kerajaan Suari. Para prajurit juga kesal dengan hujan tersebut.
9.84.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169.8K kali sebagai tere liye hujan
Tampilkan Ulasan (967)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Nama Pena Anar
Hai kak author tersayang, 🫰🏻 ijin. Novel Panas tentang Petarung jalanan yang menaklukan Nyonya Besar Judul.. Suami Pengganti: Petarung Jalanan di Ranjang Nyonya Besar Mari mampiiir...🫰🏻 aku tunggu ya!!🫰🏻
Baca Semua Ulasan
Sepucuk Surat Cinta

Sepucuk Surat Cinta

terang Hyra. “Nggak lihat diluar hujan, kalo tetep naik motor basah kuyup dong.” Haidar yang tak mau kalah. “Ya pake jas hujan.” “Nggak ah ribet! Enakan juga naik angkot nggak kena hujan, nggak basah-basahan, nggak ribet-ribet pake jas hujan.” Haidar pun terkekeh ketika melihat wajah Hyra yang sebal karena kalah debat dengannya.
9.52.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai tere liye hujan
Baca
+Pustaka
Pendekar Kitab Iblis

Pendekar Kitab Iblis

Langit yang gelap, perlahan-lahan mulai menunjukkan sisi terangnya sehingga dia bisa melihat lebih jelas Lembah Hantu yang akan dilaluinya nanti. "Aneh sekali lembah ini ... kenapa hujan tiba-tiba berhenti? Tadi hujannya sangat deras sekali," kata Shu Zhen dalam hati sambil mengamati situasi di depan Lembah Hantu ini. "Lao Jing sialan itu membuatku takut saja ... seharusnya aku tidak merasakan ketakutan untuk memasuki Lembah Hantu ini tapi ucapannya membuat seluruh tubuhku merasa gemetar saat ini. Apa karena hujan deras tadi ya, sampai tubuhku menggigil seperti ini?' batin Shu Zhen yang masih kelihatan ragu-ragu untuk memasuki Lembah Hantu.
1032.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 905 kali sebagai tere liye hujan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status