Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tergoda Jerat Manis Sahabatku

Tergoda Jerat Manis Sahabatku

“Mama kapan pulang,” kata Lestari di ujung telepon. “Kalau sudah dapat uang, sayang. Kenapa memangnya?” “Lestari pingin boneka beruang, Ma!” “Boneka beruangnya yang warna apa?” “Hmm… warna apa, ya? Coklat, Ma. Biar sama seperti beruangnya Marsha!” “Beneran yang warna coklat? Gak yang lain?”
416 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as terjerembab
Read
+Library
Renjana

Renjana

tandas Ida masih dengan cekikikan khasnya, yang lebih mirip tikus tercekik daripada suara manusia, tidak beradab. “Sembarangan! Aku masih waras kok! Gak seratus persen sih, hahahaha,” aku menertawai diri sendiri yang kadang-kadang agak gilaa juga, sambil mendorong kepala Ida, yang punya kepala malah nyengir.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as terjerembab
Read
+Library
Janda Kembang

Janda Kembang

*** To be continue, Hayooo tebak siapa yang panggil-panggil Thalisa? Buat yang merasa senang karena ada adegan jambak-jambakan, mari kita joget bersama 😂 Tunggu up selanjutnya ya, jangan kemana-mana. Pantengin terus Janda Kembang di Goodnovel, ya! 💃❤
9.88.9K viewsOngoingAdded to Library 178 Times as terjerembab
Read
+Library
STRANDED (TERDAMPAR)

STRANDED (TERDAMPAR)

Dirinya menggelepar keras. “Lailahaillallah! Allahakbar!” Sekali lagi Nita menjerit. Terdengar bagai jeritan terakhir di saat seseorang melepas nyawa dari raganya. Syahera yang mendengar jeritan Nita mendadak gempar. Jantungnya sontak menggelegar. Bagai granat tangan yang meledak dalam genggaman tangan, itulah yang dirasakan oleh Syahera di saat dirinya mendengar kalimat “Lailahaillallah” yang tersemburkan dari mulut Nita sahabatnya. Meledak keras dalam jiwa. Menyaingi kerasnya suara ledakan bom atom yang menggempur Nagasaki dan Hiroshima di tahun empat lima. Mengalahkan suara dentuman suara halilintar yang tadi berkali-kali didengarnya.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as terjerembab
Read
+Library
Terjerat Hati Teman Kecil

Terjerat Hati Teman Kecil

Wanita itu menatap sang cucu tajam. “Apa yang kamu lakukan, Bastian?” tanya Adjeng masih dengan kemarahan yang tidak berkurang. “Em, itu kecap sambel, Eyang,” jawab Bastian dengan menundukkan kepalanya. Adjeng menarik telinga Bastian hingga pemuda itu meringis kesakitan dan meminta ampun. “Ampun Eyang, ampun, maaf Bastian salah.” ucap Bastian dengan wajah menyesal.
102.7K viewsCompletedAdded to Library 91 Times as terjerembab
Read
+Library
Dendam Membara Mas Tetangga

Dendam Membara Mas Tetangga

Ekspresinya tidak terbaca. “Papa, aku mencoba resep untuk membuat kari ayam. Mudah-mudahan Papa suka!” Itu Jaibah terlalu bersemangat hingga ia nyaris menyenggol gelas minum miliknya dengan siku. Untung saja Mama Girish dengan cepat memindahkan gelas itu menjauh. Kedua anak Jaibah bahkan duduk lebih tenang saat ini dan mereka adalah anak paling hyper yang pernah Cain temui sebelumnya. Seakan tahu apa yang tengah terjadi walau tidak begitu mengerti sepenuhnya apa yang tengah terjadi.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as terjerembab
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status