Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tujuh Kakakku yang Super Cantik dan Lancang

Tujuh Kakakku yang Super Cantik dan Lancang

“Terkutuk! Aku tidak akan melepaskanmu.” Petapa berkurap kembali mengeluarkan seekor merpati dari tabung bambu di belakang tubuhnya. Dia juga mengeluarkan sehelai bulu berwarna perak dan memainkannya di atas mulut merpati itu, kemudian berkata, “Pergi!” Merpati itu terbang berputar-putar di tempat, kemudian bergerak dengan cepat menghadap sebuah gunung di sekitar.
9.1802.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.1K kali sebagai terpuruk
Tampilkan Ulasan (84)
Baca
+Pustaka
Sidartha Tung
Penulisnya seperti ganti orang. Sejak bab 1157 ceritanya mulai ngaco dan semakin kesini semakin ngaco. Alur cerita ngaco ga nyambung, power level ngaco pula. Makin dibaca makin bad mood jadinya. Penulis baru goblok, minimal baca dulu cerita sebelnya yg lengkap biar nyambung bikin ceritanya, OON!!
InZoe
Kakaknya updatenya satu2 bab/hr, tp setiap brp minggu sx langsung brp puluh bab yg d update dlm 1 hr. saran aja sih ka, mending di bikin sehari brp bab. misalnya 5 bab/ hr tp konsisten. ada sih d sblh yg tiap hr 15 bab. emg sih pas update byk bab kita puas bgt bacanya. tp pas satu2, kitanya kesel.
Baca Semua Ulasan
Pendekar Sembilan Matahari

Pendekar Sembilan Matahari

Meskipun Tungku Perebutan Surga mampu memurnikan semua materi, dia harus menghabiskan satu bulan penuh untuk memurnikan dan menghilangkan semua bahaya yang tersembunyi. Untungnya, luka-luka itu bukanlah satu-satunya hal yang dia peroleh; dia juga memperoleh imbalan yang besar. Kultivasinya telah maju dan menjadi lebih kokoh dan halus; akibatnya, kekuatan tempurnya juga meningkat.
9.1144.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai terpuruk
Tampilkan Ulasan (19)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Arjun Aaa
sebuah karya yg sangat layak di apresiasi karna tidak membuat pemersatu mengambang dgn rsa penasaran tingkat tinggi menunggu episode disisi lain kwalitas cerita jga sangat menarik simPATI tuk tdk ketinggalan satu biar satu babx, lanjut terus lur.
Baca Semua Ulasan
Merajut Asa

Merajut Asa

Seketika itu, ada rasa yang diizinkannya hadir. ----- 1 Parquet: bahan finishing penutup lantai berbahan dasar kayu. 2 Herregud: Oh My God (Bahasa Swedia). 3 Boarding gate: tempat ruang tunggu penumpang yang akan naik ke pesawat. 4 Paranoid: rasa curiga dan takut berlebihan. Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal";
1062.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai terpuruk
Tampilkan Ulasan (64)
Baca
+Pustaka
Moy
Terima kasih sudah membuat bacaan yang luar biasa. Saya benar2 hanyut dalam ceritanya, karena ceritanya benar-benar hidup, tidak mudah ditebak dan pembaca bisa merasakan dilokasi yg ada dalam cerita. Sungguh serasa baca living books dengan asupan subjek bidang psikologi. Dan ternyata ini kisah nyata
asta
Hampir satu tahun istirahat, jeda di Bab 68. Begitu balik untuk menyelesaikannya, untuk mengisi waktu berpuasa, ternyata isi ceritanya berubah. Saya belum menyelesaikan cerita sebelumnya. Saya mengingatnya tentang seorang ibu satu anak yang diceraikan dan tinggal bersama keluarga Swedia di US. (-_-)
Baca Semua Ulasan
Pura-Pura Mati

Pura-Pura Mati

Hamparan air dan biru, dan pasir putih mengapit diri ini. Sekujur tubuhku terasa remuk, sakit bukan main. "Sttttttt," desisku berusaha untuk menggerakkan tubuh ini. "Arghhhhhhhhh!" Aku mengerang hebat, saat memaksakan untuk duduk. "Apa aku masih hidup? Atau ini hanya mimpi?" Kalimat itu keluar dari bibir ini.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai terpuruk
Baca
+Pustaka
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Juga masih terawat. Memasuki Kabupaten Hulu Sungai Tengah, ponsel Mas Adry yang tergeletak tepat d samping tuas transmisi berdering. Lelaki berambut cepak yang masih fokus menyetir itu tak menjawab panggilan. Ia membiarkan saja sampai bunyi nada deringnya berhenti. Aku sempat melirik nama dari si penelepon. "My honey?" "Audi." Mas Adry mengatakan tanpa ragu-ragu.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai terpuruk
Baca
+Pustaka
Purba Mahkota

Purba Mahkota

“KEMBALI SEPERTI SEMULA!” … Tujuan awalnya barusan, mendadak tak terlaksana begitu telinganya sayup-sayup mendengar seseorang meneriakkan sesuatu dalam dialek kekaisaran sebelah, … disusul dengan suara nyaringnya sesuatu yang pecah selaknya kaca yang dihancurkan, … lengkap dengan asap tebal yang muncul tiba-tiba menyelimuti tempat Purbasari tengah berada. “Ukhuk! Asapnya … ter-lalu … t-tebal. Aku harus mencari … Lutung.”
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai terpuruk
Baca
+Pustaka
MERINDUKAN SURGA

MERINDUKAN SURGA

“Ya Rabb … aku tahu, dosaku setinggi gunung dan sedalam lautan. Tetapi, aku tetap merindukan surgaMu.” Salma melanjutkan kembali langkahnya. Hingga akhirnya dia berada di ujung kebun karet di sisi satunya, bukan di sisi gudang terbengkalai. Lokasi tempatnya berdiri sekarang, langsung terhubung dengan rumah Wahyu, sementara lokasi kilang berada di area depan yang sangat luas. “Bismillah … semoga ini yang terbaik.”
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai terpuruk
Baca
+Pustaka
PELUKAN BERDARAH

PELUKAN BERDARAH

-- Pantai itu sepi. Hanya suara ombak yang berulang kali memecah keheningan, namun ketenangan itu hancur oleh suara napas tersengal dan rintihan putus asa. Winda membeku di tempatnya. Beberapa meter di depannya, Rini berdiri membungkuk—bahunya bergetar hebat, matanya merah seperti terbakar, bibirnya gemetar. "Aku… butuh… obat itu…" suaranya serak, patah-patah, seperti seseorang yang tenggelam di udara kosong. "Cepat… telepon Dika… aku… seperti mau mati…"
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai terpuruk
Baca
+Pustaka
Ipar Ipar Serakah

Ipar Ipar Serakah

Karena jujur saja, harganya juga lumayan mahal karena produk dari salah satu brand terkenal. "Ini aku beli dari mamak mertuamu, Bu Sari. Aku sekarang lagi butuh duit, pas aku lihat di bawah gagangnya ada nama kamu dan Samsul. Jadi akau tawarkan lagi sama kamu, siapa tahu kamu mau balik gantiin. Kan sayang itu, mana ini teflon berat banget, Rin." Lek Siti mulai membuka dus dan mengeluarkan isinya dari dalam.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai terpuruk
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status