Janji Sebelum Rasa
sindir Anin, mencebikkan bibirnya.
“Ngeunah, Nin,” jawab Tyas, tersenyum lebar penuh arti.
Semua orang tertawa, kecuali Rey.
“Tyas ngomong apaan?” tanya Rey, matanya berkedip bingung seperti bocah.
“Ngeunah itu enak,” jawab Anin.
“Owh...” Rey membulatkan bibirnya membentuk huruf ‘O’ besar. Beberapa detik kemudian, ia tertawa terbahak-bahak sendirian.
Hot Chapters