Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sadena

Sadena

"Suka-suka gue. Hargai sedikit kek. Ketawa atau senyum gitu." "Maksa amat," desis Sadena. "Yaudah lo mau gue ketawa?" Selin mengangguk. Melihat Sadena ketawa itu bikin hatinya adem. "Oke, hahaha." Tawa yang Sadena keluarkan justru terdengar paksa dan menyebalkan. Tawa yang nggak natural. "Puas?" "Apaan ketawa kayak gitu? Nggak ikhlas."
1011.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 425 kali sebagai tertawa sinis
Baca
+Pustaka
TERGODA CINTA DUDA DINGIN

TERGODA CINTA DUDA DINGIN

kilah Naura seraya tertawa. “Ihh Tan-Tan pikun ya. Waktu ulang tahun kami berdua.” “Loh itu bukan Tante tapi si badut.” “Ya tapi kan si badut itu Tan-Tan.” “Ahh masa sih?” “TAN-TAN!” semuanya memekik. “JOGET!” “Aduh kalian ini ya.”
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai tertawa sinis
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Gelap Kakak Angkatku

Menjadi Istri Gelap Kakak Angkatku

Wanita itu berucap dengan nada yang sanagt sinis. Tawa Rafael langsung lepas saat wanita itu mengucapkannya. Pria tampan itu tertawa dengan lepas tapi bukan tawa bahagia maupun kelegaan melainkan tawa yang menyiratkan ketidakpercayaan dan sindiran keras untuk orang yang sedang berbicara di depannya ini.
1030.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 765 kali sebagai tertawa sinis
Baca
+Pustaka
Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan

Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan

Arka tertawa. Awalnya hanya kekehan pelan, namun tawa itu perlahan mengeras, bergema memantul di dinding-dinding beton. Itu bukan tawa kebahagiaan, melainkan tawa yang sangat sinis, kelam, dan merendahkan. Tawa yang mengubur hidup-hidup sisa harapan di ruangan itu.
15.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 512 kali sebagai tertawa sinis
Baca
+Pustaka
Istri Yang Tidak Pernah Diharapkan

Istri Yang Tidak Pernah Diharapkan

Tawa yang sarkas dan sinis. ***
10228.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.3K kali sebagai tertawa sinis
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Syofinar S Nusa
Harapan ku hancur setelah membaca tiga 5 bab terakhit. Kenapa cerita dibuat lunetta anak Rayendra. Saya sangat kecewa membacanya. Padahal kemarin2 baru aja bahagia setelah Livia dan Rayendra saling mencintai. Kembalikan dong alurnya
Iin Ayuniah
cerita yang luar biasa, banyak bangett pelajaran di dalamnya tentang bagaimana ikhlas, sabar dan selalu berbessr hati untuk memaafkan dan menerima kekurangan pasangan kita masing2.. thanks kak sudah menyuguhkan cerita semenarik ini, sukses terus kedepannya.. aamiin...
Baca Semua Ulasan
Tergoda Jerat Manis Sahabatku

Tergoda Jerat Manis Sahabatku

Ia segera membuka pesan itu. ‘Iya, saya yang ngobrol sama Sari. Sebenarnya mau kenalan disitu, tapi saya malu.’ Pada akhir pesan, Santoso menambahkan emoji wajah kuning bermuka kemerahan, persis seperti yang digunakan Wulan. ‘Malu? Pakaiannya lengkap kok malu-malu.’ Tulis Wulan membalas pesan itu, dan mengakhirinya dengan emoji wajah kuning mulut terbuka yang menampakkan gigi-giginya.
354 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8 kali sebagai tertawa sinis
Baca
+Pustaka
Sekarang Giliranku

Sekarang Giliranku

Namun dia malah tertawa. Aku semakin bingung, jantungku berdebar keras. Ada sesuatu yang tidak kuketahui di sini. “Kamu… benar-benar serakah,” ucapnya sambil tertawa pelan — tapi aku tahu, itu bukan tawa karena lucu. Itu dingin. Sinis. Aku mengerutkan dahiku, menatapnya heran. “Apa maksudmu, Tasya?” tanyaku bingung, suaraku serak.
1020.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 400 kali sebagai tertawa sinis
Baca
+Pustaka
Hasrat Terlarang

Hasrat Terlarang

Vero bertanya kembali. Gina memaksa suasana agar tetap mencair dan seolah tidak terjadi apapun. Hingga akhirnya, Vero menyadari keusilan Gina. "Gina!" Vero berdecak kesal. Vero pun tengah tertawa, mereka menikmati tawa lelucon itu meski dalam hati Gina mengatakan hal benar namun ia membuat semuanya hanya sekadar lucuan. "Kau usil juga!"
1022.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 681 kali sebagai tertawa sinis
Baca
+Pustaka
I'm Okay(ST Seven)

I'm Okay(ST Seven)

Sina malah memelul Farel terlalu kencang sehingga cowok itu batuk. "Uhuk-uhuk!" "Eh, Wei! Gak usah kenceng-kenceng juga. Engap ni gue. Tau sendiri kan lo itu punya kekuatan super. Apa lo gak ingat mata gue dulu lo bikin kayak apa? Sekarang perut gue mau lo keluarin isinya juga?" "Iya Rel, Iya. Sorri." Sina tersenyum tipis, tetapi kembali menunduk karena menyesal.
1012.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 262 kali sebagai tertawa sinis
Baca
+Pustaka
PELUKAN BERDARAH

PELUKAN BERDARAH

Tawa itu bukan tawa bahagia, melainkan penuh ejekan, membuat suasana makin menegang. Sindi yang melihatnya langsung merasa terhina. “Kenapa kamu tertawa, hah?” suaranya meninggi, emosinya terpancing. Nayla mendadak berhenti tertawa, menatap Sindi dengan tajam, penuh sindiran.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai tertawa sinis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status