Suami Tak Bergunaku Menjadi Bosku
Aku menatapnya.
Dia hanya menyunggingkan senyum mengejek di sudut bibirnya.
Tanpa berbalik, dia tertawa sinis. Nada suaranya penuh dengan penghinaan, "Jangan terlalu cepat berjanji. Bicaralah lagi setelah kamu benar-benar terkenal."
Aku mengernyit, teringat kata-kata Arya tadi, hatiku seketika terasa tidak enak.