Pewaris Yang Tersembunyi
Azlan berbalik tepat ketika tiga sosok muncul dari kegelapan, masing-masing mengenakan jubah hitam dengan simbol aneh di dada mereka.
Salah satunya, seorang pria berambut putih dengan bekas luka di pipinya, menyeringai. "Akhirnya kita bertemu, Pewaris yang Tersembunyi."
Azlan tidak menunjukkan ekspresi terkejut. "Kau siapa?"
Pria itu tertawa pelan. "Nama tidak penting. Yang perlu kau tahu, kami datang untuk membawamu."
Kirana langsung bergerak, tapi Azlan mengangkat tangannya, menghentikannya. Ia melangkah maju, menatap pria itu dengan tajam.