Dosa dalam Cinta
Semua terhubung dalam anyaman yang tak pernah dia pilih, tetapi kini menjeratnya hingga napasnya terasa seperti racun yang mengalir dalam paru-parunya.
Suara petir menyambar, cahaya kilat memperlihatkan bayangan sosok yang berdiri di seberangnya—Sekar. Wajahnya basah kuyup, matanya merah, tangannya menggenggam liontin yang kini bersinar terang, memancarkan cahaya yang berdenyut seirama dengan liontin di dada Satrio. Dia menatap Satrio, dan di matanya, ada luka yang dalam, air mata yang bercampur dengan hujan, dan sebuah rahasia yang lebih berat dari kata-kata.
“Kau tahu sekarang, Satrio,” ucap Sekar, suaranya serak, pecah, namun tegas, “siapa aku… siapa kau… dan siapa kita dalam permainan in
Hot Chapters