Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Thousand Years

Thousand Years

Satu hari di sini sama dengan seribu tahun di bumi. Vinia melongo mendengar penjelasan Aslan. Ia tidak percaya waktu berputar sangat lambat di dunia itu. Aslan tertawa melihat raut wajah Vinia yang seperti itu. Sangat menggemaskan menurutnya. Lalu ia petik beberapa bunga Rose Vines yang menjalar di jendela itu. Dan melemparkannya ke udara, tangannya bergerak-gerak membuat jurus dan mengarahkannya ke bunga itu.
104.7K viewsOn holdAdded to Library 126 Times as the hundred-foot journey
Read
+Library
Thirty Days

Thirty Days

Bus berhenti mendadak, membuat Nohan terkejut dan menatap sekeliling. Tak ada apapun, hanya ada kendaraan yang berlalu lalang. Apakah busnya menabrak pejalan kaki? Ya akhirnya Nohan memilih turun, dan membayar busnya. Usai turun rupanya bus ini belum mau melaju. Bus ini punya kemampuan super yakni takkan berjalan jika ada sesuatu, atau seseorang yang menghalangi jalannya. Nohan yang penasaran akhirnya melangkah ke arah depan bus, dan ternyata ada sosok mungil berdebu tengah meringkuk di sana.
2.7K viewsCompletedAdded to Library 103 Times as the hundred-foot journey
Read
+Library
Perjalanan Cinta dan Harapan

Perjalanan Cinta dan Harapan

El membuka mulut… tapi nggak ada suara yang keluar. Untuk pertama kalinya, ia merasa seperti orang yang datang paling akhir dalam sebuah cerita yang sudah mulai lama. Dan ironisnya— Tiara menoleh ke arah El dari kejauhan. Sejenak, mata mereka bertemu. Tapi hanya sebentar. Karena setelah itu, Kenzo memanggil Tiara untuk melihat sesuatu di HP-nya… —dan Tiara kembali tersenyum.
587 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as the hundred-foot journey
Read
+Library
JULLIO and HILLARY

JULLIO and HILLARY

“Aku yakin kau akan melupkannya sebelum seribu purnama itu datang.” “In that case, I'll record it in a journal so that I always remember how many full moons I have passed to have you completely. Never mind a thousand full moons, every breath I take I am willing to give it to you. So you know how much I have made you the goal of my life. And to assure you, I am willing to sail the oceans, climb the highest peaks of the mountains, treading every inch of the earth just to prove to you how much it feels to you, Hillary.”
9.48.4K viewsOngoingAdded to Library 219 Times as the hundred-foot journey
Read
+Library
A Wandering Star

A Wandering Star

Mereka berjalan menuju halte bus, dan ketika bus sudah datang, mereka perlahan naik, diikuti beberapa orang yang hendak menaiki bus itu juga. Dalam perjalanan pulang, Higiri kecil terus menerus melihat ke arah trotoar jalan, berharap bisa, dan masih bisa menemukan Kenta, namun sampai bus yang ia naiki berhenti di halte yang dekat dengan rumah tinggal sementaranya, ia tidak menemukan ataupun melihat Kenta, sama sekali tidak. Bahkan, setelah masuk ke dalam rumah, mandi, dan jam dinding sudah menunjukan pukul sembilan malam ketika Higiri kecil masuk ke dalam kamar tidurnya, ia terus bertanya, apakah ada hari esok bisa bertemu dengan Kenta, dan mengajaknya bermain bersama?
107.4K viewsCompletedAdded to Library 288 Times as the hundred-foot journey
Read
+Library
Journey of Life

Journey of Life

Ardi sangat terkagum, dia bahkan sampai tidak mendengar pertanyaan Nathan. "Kalau orang bertanya itu dijawab!" Susi memukul kepala Ardi dari belakang menggunakan tasnya. "Aw ... sakit! tasmu itu isinya apa aja? seperti batu kerasnya." kata Ardi kepada Susi. Susi menahan amarahnya, dia merasa tidak enak jika memukul Ardi lebih dari itu lagi di depan Jessy. Di perjalanan, Ardi dan Jessy lumayan banyak mengajukan pertanyaan kepada Nathan, mereka sepertinya sangat menikmati perjalanan tersebut, walaupun hanya berkeliling kota menggunakan Limosin. Walaupun cukup menikmati perjalanannya, tapi Ardi masih belum melupakan rencana awalnya untuk menyelidiki Nathan, tapi dia masih belum berani mendekati
3.1K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as the hundred-foot journey
Read
+Library
The Perfect Stranger

The Perfect Stranger

Tentu saja, dengan sangat cepat Bima pun berlari untuk menangkapnya. Tetapi, tak kalah cepat dengan Bima. Seseorang itu pun berlari dengan sangat cepat, bahkan lincah. Jalan buntu. Bima tersenyum kecil saat melihat itu. Tak menyerah begitu saja, seseorang yang misterius ini berusaha membuat alas untuk memanjat melompati tembok besar yang menutup jalannya. Melihat itu Bima langsung mengeluarkan pistolnya, tetapi ia tidak menembak. Ia melemparkan pistol itu kearah punggungnya sehingga ia lengah dan sulit menggapai ujung tembok.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 167 Times as the hundred-foot journey
Read
+Library
Lentera Terakhir

Lentera Terakhir

"Aku baik saja, sungguh." Deryn bisa bernapas dengan lega setelah mendengarnya. Lantas mencoba melewati beberapa kursi di gerbong 4. Di sana hanya tersisa tulang dan beberapa jejak darah saja. Perjalanan pertama memang selalu saja berhasil, tapi kita tidak tahu di depan sana akan seperti apa. Kaki Delia sebenarnya sudah bergetar sejak enam menit lalu, karena tidak ada manusia yang bersahabat baik dengan air. Apalagi seluruh pakaian yang dikenakan harus selalu basah.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as the hundred-foot journey
Read
+Library
Petualangan Tujuh Hari

Petualangan Tujuh Hari

Ia berdoa di dalam hati. Langkah Via semakin cepat. Begitu pun orang yang mengikutinya. Langkah mereka saling bersahutan walaupun terkesan saling mengejar. Via tidak ingin mengambil risiko. Ia harus cepat sampai di ujung perbatasan desa. Via berlari sekuat tenaga untuk menghindari penguntit di belakangnya. Sayangnya, langkah besar yang Via ambil kurang menguntungkan baginya karena ada akar pohon besar yang menjalar di perjalanan sehingga Via tersandung dan tersungkur ke depan.
22.5K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as the hundred-foot journey
Read
+Library
Safe Haven

Safe Haven

sahut Teddy, merekapun menyandarkan punggung mereka di sofa dan mulai fokus menonton film tersebut. Beberapa kali mereka mengomentari beberapa bagian di film tersebut dan menertawakan hal-hal yang lucu dari film tersebut. Beberapa menit berlalu dan Valen memutuskan untuk menyandarkan kepalanya ke bahu Teddy, Teddy sempat tersentak sebentar tapi memutuskan untuk membiarkan Valen bersandar kepadanya. Noah : What do you want? Allie : I want a white house with blue shutters and a room overlooking the river so I can paint.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as the hundred-foot journey
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status