Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
RENDEZVOUS

RENDEZVOUS

Kanza berdecak, "Iye nanti. Nanti malem oke dah sana keluar gue mau nonton jodoh gue." Jihan tersenyum lebar, "Asik. Oke nanti malem." Ia akhirnya beranjak dari tempat tidur Kanza dan berjalan menuju pintu untuk keluar. Tapi tiba-tiba ia berhenti. "Btw Za..." Jihan menoleh kearah Kanza yang menatapnya malas. "Itu endingnya cowoknya mati." Setelah mengucapkan itu Jihan langsung berlari keluar sambil tertawa.
109.8K viewsOngoingAdded to Library 255 Times as journey's end
Read
+Library
Kiki's Journey

Kiki's Journey

Begitulah menurut pandanganku kala itu. Untuk kali pertama aku menginjakkan kaki di Kota ini. Masih dalam genggaman tangannya, aku mengikuti langkahnya dari belakang, menuju deretan kendaraan umum yang baru pertama kali aku lihat. Kemudian aku tau, itu adalah 'Bajai'. Dengan kendaraan itu, kami melanjutkan perjalanan kami menuju rumahnya. Seorang Pria duduk di teras rumah kecil, dimana aku masih menatapnya tanpa berkata.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as journey's end
Read
+Library
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

Redita merasakan hatinya pedih, setelah kemudian yakin dengan segala macam cinta dan kebahagiaan yang di depan mata itu, sekarang semuanya hampir lenyap dan hilang dari hidupnya, apakah memang ia sudah tidak pantas lagi bahagia? Sepeninggal mengantar Aldo ke bandara, Edo masih terdiam di dalam mobilnya yang ia parkirkan di halaman rumah sakit. Ia belum berniat turun, ia masih ingin berdiam diri sambil memikirkan apa yang sudah terjadi, apa yang sudah ia lakukan itu.
9.9265.0K viewsCompletedAdded to Library 7.7K Times as journey's end
Read
+Library
Jika Waktu Berakhir

Jika Waktu Berakhir

Dia terjatuh. “Tidak. Nenek, maafkan Kayla. Kayla tak bisa menyerahkan ini kepada nenek,” ucapnya sambil menangis saat menyadari kakinya sudah tidak ada. Tak ada rasa sakit. Ada rasa aneh yang tak bisa dia ungkapkan. Kakinya mulai menghilang, lalu tubuhnya bagian bawah mulai menghilang. Saat itulah dia tiba-tiba mengerahkan tenaga terakhirnya untuk melempar arloji itu ke rumah Iskha. Arloji kuno itu pun menghantam pagar rumah Iskha dengan cukup keras. Siapapun pasti mendengar suaranya sekalipun dari dalam rumah. “Nenek. Maafkan Kayla. Mama, papa, Kayla gagal,” ucap Kayla sebelum tubuhnya menghilang sepenuhnya.
105.4K viewsOngoingAdded to Library 162 Times as journey's end
Read
+Library
Lentera Terakhir

Lentera Terakhir

"Ini nih yang membuatku merasa seperti itu." "Terserah kau saja," ucap Delia pada akhirnya, tidak ingin berdebat. Deryn melirik penumpang terakhir yang menutup pintu gerbong dengan terburu. Wajah saja nampak pucat pasi, tangan pun gemetar. Membuat Deryn tak mengalihkan pandangan meski sesekali menunduk. "Aneh." "Kau yang aneh," ejek Delia sudah berdiri.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as journey's end
Read
+Library
Perjalanan Cinta dan Harapan

Perjalanan Cinta dan Harapan

Sebelum sempat bertanya, pintu bus sudah tertutup dan kendaraan itu kembali melaju, meninggalkan Tiara yang kini berjalan pelan di trotoar. El menatap punggungnya dari jendela, matanya tak lepas sampai sosok itu benar-benar menghilang di tikungan. Dan entah kenapa, di tengah hiruk pikuk kota sore itu, El merasa sesuatu baru saja dimulai, sesuatu yang belum ia pahami, tapi membuatnya tersenyum tanpa sadar. Bus terus melaju, membawa El pulang… bersama jutaan tanda tanya yang menggantung di benaknya.
578 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as journey's end
Read
+Library
Akhir Dari Segalanya

Akhir Dari Segalanya

Penglihatannya mulai kabur, rasa sakit dan pendarahan menguras sisa tenaganya. Di detik terakhir sebelum kesadarannya benar-benar sirna, yang terlintas di matanya adalah kenangan bertahun-tahun lalu. Sore yang diguyur hujan, di depan rumah bobrok, seorang gadis kecil dengan gaun usang yang warnanya sudah memudar, tatapan matanya pemalu, tapi bersinar terang. Wiliam mengulurkan tangannya ke arah gadis itu.
13.7K viewsCompletedAdded to Library 546 Times as journey's end
Read
+Library
Pelabuhan Terakhir

Pelabuhan Terakhir

Tempat yang sudah membuatku nyaman selain rumahku dan Al-Hikam. Selama perjalanan dari Kudus menuju ke arah Kendal baik aku dan Mas Azzam tak bersuara. Mungkin hanya Kangga, kang ndalem yang sesekali menyanyi demi menghindari kebosanan. Karena baik aku dan Mas Azzam memilih diam. Sampai di Semarang, aku ingat kalau Hana masih di rumah sakit yang sama semenjak kecelakaan terjadi. Sadar kalau mungkin ini pertemuan kami yang terakhir aku meminta Mas Azzam untuk mengunjungi Hana.
9.9124.5K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as journey's end
Read
+Library
Kemarau Di Ujung Senja

Kemarau Di Ujung Senja

Akan tetapi ceritaku dengan Gus Mu'in begitu sangat berbeda, begitu berbeda dengan kenyataan pahit yang kami telan secara keterpaksaan. Iya, dia benar-benar kehilangan istri tercinta untuk selama-lamanya karena tragedi kebakaran kapal yang akan berlayar ke Riyadh Dariyat. Bersamaan dengan itu pula, aku kehilangan paman yang selama ini berperan layaknya seorang ayah. Baiklah, mungkin kepahitan itu memang sebuah suratan yang memang harus kami terima mentah-mentah.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as journey's end
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status