Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
30 Days With Mr. Vague

30 Days With Mr. Vague

Aku tidak tenang. Sungguh tidak tenang. Sedari tadi yang kulakukan hanyalah mondar-mandir di kamar Louton sembari menggigiti kuku ibu jari. Hati ini begitu gelisah. Rasanya ingin segera keluar kamar, turun ke lantai bawah, dan melihat langsung apa yang sedang terjadi. Terlebih jam sudah menunjukkan pukul tiga lewat. Memberi pertanda bahwa Louton akan segera datang.
107.7K viewsOngoingAdded to Library 223 Times as thirtieth
Read
+Library
23.14

23.14

Gue dikacangin! Ana|| berisik anjir, lo!!! Jidat|| 2-in Edan|| 3-4-5-6 Anta|| PS kuy! Rumah gue! Kafi|| .... Jidat|| KUY!!! Ana|| IKUT!!!!! Egas|| @Ana Udah malem. Ana|| emang malem. Siapa bilang siang? Alfi|| ACIEEEEEE Edan|| ACIEEEEEE 2 Saat melihat Kafi, Anta, dan Zidan sedang mengetik. Ana dengan cepat mengetikkan sesuatu dan mengirimnya
106.8K viewsOngoingAdded to Library 252 Times as thirtieth
Read
+Library
PERKARA UANG 300 RIBU

PERKARA UANG 300 RIBU

Baru saja aku ingin membalas, tapi Mbak Ida mendahului membicaraanku. "Sudah masuk, kok, Bu! gak mungkin saya bohong. Lagipula, ngapain saya perkarain uang 300 ribu. 300 ribu gak ada apa-apanya bagi saya. Biarlah saya bayar lagi, mungkin Mbak Lilis memang lagi butuh," tukasnya membela diri. Mbak Ida bicara begitu tenang, aura gelapnya hilang seketika, tidak seperti dia mencaciku saat tetangga belum datang tadi.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as thirtieth
Read
+Library
Thousand Years

Thousand Years

Yang penting dia terlihat cantik,” seringai Vinia, ia kembali memandangi teratai itu. ”Teratai melambangkan kelahiran kembali. Kau tahu, teratai memiliki keinginan hidup yang kuat. Satu biji teratai mampu bertahan hingga ribuan tahun. Sekali pun kau lempar ke dalam lumpur ia akan tumbuh.” Balas Heris. Vinia terdiam sejenak berusaha memahami ucapan Dewa Heris. Keningnya mengkerut ketika mencernanya dalam otak.
104.8K viewsOn holdAdded to Library 124 Times as thirtieth
Read
+Library
180 Derajat

180 Derajat

"TEDDY UDAH MENINGGAL! DAN KAMU YANG NAMBAH-NAMBAH MASALAH! ITU SEMUA GARA-GARA KAMU NGANGKAT ANAK SIALAN ITU!" "Thea!" "APA?! KAMU PIKIR AKU GAK CAPEK MAS?" "Thea cukup Thea." "CUKUP KAMU BILANG?! SEJAK KAMU NGANTOR DI SANA. KAMU BERUBAH TAU MAS! AKU JUGA CAPEK!" "THEA!" "APA?! MAU NYANGKAL APA LAGI KAMU?!"
102.6K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as thirtieth
Read
+Library
Asmara di Kehidupan 303

Asmara di Kehidupan 303

sungut Badranaya sambil berdiri menuding Genta Obong. “Ha ha…” Genta Obong tertawa terbahak sampai perutnya yang buncit bergunjang naik turun. Pendekar berusia tiga puluhan tahun itu berdiri sambil mengelus-elus kepalanya yang botak. “Aku sama sekali tak meremehkanmu, hanya mengingatkan saja, agar tak mati konyol. Sayang sekali kalau nanti istrimu sampai jadi Janda. Eh tak tak apa dia jadi janda, biar aku yang menemani ha ha,” ledek Genta Obong makin membuat Badranaya naik pitam.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as thirtieth
Read
+Library
Orang ketiga.

Orang ketiga.

Ia menarik napas panjang sebelum melanjutkan, "Aku hanya ... sudah tidak tahu harus bercerita kepada siapa. Entah kenapa, yang terlintas di pikiranku justru kamu." Kiara memejamkan mata sesaat. Andai Anggi tahu bahwa wanita yang sedang ia jadikan tempat bersandar, ternyata adalah wanita yang tanpa sengaja telah menjadi orang ketiga dalam rumah tangganya. Rasa bersalah yang selama ini berusaha ia pendam kini semakin menyesakkan dada. Ia ingin mengatakan yang sebenarnya, tetapi setiap kali kata-kata itu hendak keluar, bayangan wajah Diego dan janin yang sedang dikandungnya membuat lidahnya kelu.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as thirtieth
Read
+Library
2'20

2'20

“Mereka tidak mengejar kita.” Okta yang berada di posisi paling atas dan sangat dekat dengan lapisan kaca bening itu lantas mengarahkan pedangnya ke udara ⸺masih dengan mata tertutup⸺ dia dapat merasakan bahwa bagian itu adalah bagian inti dan tempat dimana pusat lapisan itu berada. Okta memperkuat kekuatannya dengan melapisi pedang menggunakan api biru, lalu siap untuk menghancurkan kaca bening itu bersama Joe yang membantunya.
1012.6K viewsCompletedAdded to Library 504 Times as thirtieth
Read
+Library
30 Days Girlfriend

30 Days Girlfriend

Waktu yang dimaksud Dio adalah hitungan masa pacaran Naren dan cewek yang bernama Danisha itu. Naren mengeluarkan ponselnya dan mengecek aplikasi reminder yang dia gunakan juga untuk mencatat jadwal meetingnya. “Gue jadian sama dia tanggal 5 bulan ini, karena bulan ini ada 30 hari, berarti gue bakal mutusin dia tanggal 4 bulan depan.” Dio mendecakkan lidahnya, “Gue nggak habis pikir, dari mana sih lo terinspirasi pacaran tiga puluh hari gitu? Lo nggak takut kena karma?”
1037.5K viewsCompletedAdded to Library 936 Times as thirtieth
Read
+Library
30 Hari Mencintaimu

30 Hari Mencintaimu

Entah kenapa hari ini ia begitu bahagia Tiba di depan unit nomor 302, Dara langsung menekan satu persatu password dan ternyata benar pasward apartemennya adalah tanggal dan tahun mereka jadian. Setelah pintu terbuka, Dara masuk. Ia terkejut saat mendapati keadaan apartemen begitu gelapnya. Sepertinya Morgan tidak sempat membuka gordeng dan tidak pula menyalahkan lampu Perlahan Dara masuk, meskipun tiba-tiba ada perasaan takut. Namun, ia berusaha untuk meyakinkan jika tidak akan terjadi apa-apa.
5.5K viewsOngoingAdded to Library 218 Times as thirtieth
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status