Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Angkasa

Angkasa

tak ada jawaban, apa Angkasa sudah pacaran dengan buku? "Ya baper dong," suara Bela menyahut dari arah utara, ia sudah mencari Angkasa di kantin yang sudah ramai dan penuh sesak, apalagi jalannya karena beberapa kios penjual yang memiliki antrian panjang, biasalah makanan yang fresh dan disukai banyak kalangan, harganya juga bersahabat dengan kantong remaja.
85.0K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as flew
Read
+Library
FREL.

FREL.

Astaga, DARA. Dara meringis lebar. "Peace, Frel." Belum sempat aku menyampaikan rasa kagetku, Dara sudah membombardir dengan beraneka pertanyaan. "Kemarin gimana, Frel? Lo diantar Kenn, ya? Lo diajak ke mana aja pakai motornya? Terus dia baik kan, orangnya? Eh, Frel, lo tau nggak, lo itu beruntung banget loh bisa diboncengin Kenn. Gue juga mau dooong."
9.426.5K viewsCompletedAdded to Library 662 Times as flew
Show Reviews (46)
Read
+Library
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Yunia Rina
iih.. gemes aku sama novel romantis gini.. sukaa.. jalan ceritanya seru. Mengingatkanku masa2 SMA. Pernah kesandung cinta segitiga juga hahaha.. Novelnya bagus nih kalo dibikin filmnya. Masih ditunggu yaa thor novel FREL season 2 (:
Read All Reviews
Pulang

Pulang

Mereka segera turun, menunggu Angga memarkirkan kendaraannya dan segera masuk begitu pria tampan itu kembali. " Katakan apa yang ingin kau coba? " tanya Angga pada sosok pria kecil di samping Yotta. " Kak, aku mau naik itu, " jawab Yoga menunjuk sebuah wahana yang memiliki bentuk seperti roda memutar dengan banyak lampu berwarna yang menerangi. " Mmt, Bianglala? Apa kau tidak takut ketinggian? " tanya Angga pada pria kecil itu.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as flew
Read
+Library
Flower Travel

Flower Travel

Dia berbohong pada orang yang salah. "Ngaco," tukasku. "Lo tuh kayak nyebur di air, tau nggak? Atau mungkin kesirem satu ember!" "Emm, entahlah. Aku pulang dulu. Takutnya masuk angin." Felix meninggalkanku buru-buru seperti menolak untuk berdekatan denganku. Ada apa dengannya? Kubuyarkan kebingungan tadi dan berlari untuk melesat masuk menuju mobil. Dalam semenit, Eva menyusulku dengan riang gembira yang berlebihan. Dia memang aneh, tapi selalu kumaklumi.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as flew
Read
+Library
Unfree to Fly

Unfree to Fly

Di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang furnitur. Di salah satu ruangan direktur utama. Sudah setengah jam Kevlar duduk membelakangi mejanya, memandangi awan yang bergerak menggantung di atas cakrawala. Sekali dua, seekor burung melintas, menampakkan kebebasan yang tiada batas. Bahagia dengan takdirnya.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as flew
Read
+Library
BUT HER FLY

BUT HER FLY

katanya tanpa basa-basi, matanya seperti ingin menelusuri setiap inci dari dirinya. Clara mengangguk pelan, merasa sedikit tidak nyaman. "Ya, saya... Butterfly," jawabnya, suara yang hampir tenggelam dalam keheningan yang mengisi ruang itu. Lara memberi senyum tipis, mencoba meredakan ketegangan yang semakin mencuat. “Jangan khawatir. Kami sedang mengatur beberapa hal.”
8587 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as flew
Read
+Library
FLOWIE

FLOWIE

Flowie segera menepis semua kejadian memalukan itu dan kembali melangkahkan kakinya menuju dapur. Hari ini bibi Swean, yang baru saja Flowie ketahui akhir-kahir ini namanya, memasakan mereka Paella de pollo dan Cheese Croquette. Ini sungguh masakan yang sangat spesial untuk di pagi hari. Masa bodoh dengan itu. Flowie mengambil gelas dan mengisinya dengan air mineral dan meneguknya hingga habis. “Apa kau sudah lama bekerja di sini bibi?” Tanya Flowie sambil memperhatikannya.
105.9K viewsCompletedAdded to Library 170 Times as flew
Read
+Library
Sayap Felysia

Sayap Felysia

Tetapi, sekarang Elvano memberitahunya, kalau Langit ada di luar. Perlahan, Felysia melangkah menuju pintu. Satu langkah demi langkah ia tuju. Tetapi, langkahnya kali ini sangat berat. Karena, ia harus meninggalkan Elvano yang sedang berjuang melawan Carlo. "El. Ayo pergi," ucap Felysia sambil memandangi Elvano yang sedang bertarung melawan Carlo. "Pergi sana! Nggak usah mikirin gua," ucap Elvano sambil melayangkan sebuah pukulan menuju perut Carlo.
1016.9K viewsCompletedAdded to Library 354 Times as flew
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status