Once then Forever
Siapa yang tidak bangga.
Mendengar itu, Dimi tersenyum saja. Ia senang dan tidak keberatan karena akan bertemu Omanya. Namun, satu yang dirasa menggangu. Dante.
"Om Dante ikut juga?"
Sera dan suaminya berpandangan. Tampaknya, anak mereka memang serius dengan ucapan beberapa waktu lalu.
"Ikut, dong. Biar ramai." Sera mengusap kening bocah itu. Menatapi wajahnya yang lucu, sesekali mencium pipinya.