Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Secret Night

Secret Night

“Aku berkata serius, diam dan dengarkan apa yang mereka katakan.” Ceysa kembali menempel di tubuh suaminya dan membungkam mulutnya. Dalam kesunyian itu, dia bisa mendengar suara gesekkan ranting pohon dan dedaunan yang tertiup angin. Mulutnya ternganga dengan menatap Olsen takjub. “Aku bisa mendengarnya, suaranya seperti orang yang sedang berbisik menggosipkan orang lain di belakang mereka.”
1019.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 668 kali sebagai the silence of the monster
Baca
+Pustaka
The Gray Silhouette of Love

The Gray Silhouette of Love

tanyaku monolog. Aku mengusap muka. Mengusir semua pikiran yang mengganggu. Lalu mencari suara berisik dari benda magic kecil yang biasa dibawa kemana-mana bersama Ara. Aku mengambil ponsel Ara. Membaliknya dan lantas merasa horor sendiri melihat nama yang tertera disana. Jadi ku ketuk pintu kamar mandi dan suara kran air diputus seketika.
1011.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 458 kali sebagai the silence of the monster
Tampilkan Ulasan (4)
Baca
+Pustaka
Wika Cahaya
Bagi para reader "d-grey sillhouette of love" karena bab awal unlock yg terlalu panjang hingga babnya jd malah, bisa langsung loncat ke bab 35... yang chapternya sudah lebih pendek. Thank for your support guys! Bless you all.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Pembalasan Sang Siren

Pembalasan Sang Siren

Nama itu tidak pergi setelah layar ponsel menggelap. Klinik Saint Orla. Kiara berdiri diam di tengah apartemennya, ponsel masih berada dalam genggamannya. Ruangan di sekelilingnya sunyi, terlalu sunyi untuk sesuatu yang baru saja mengguncang bagian terdalam dari ingatannya. Tidak ada suara selain napasnya sendiri yang perlahan ia paksa tetap stabil.
655 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai the silence of the monster
Baca
+Pustaka
Transmigrasi Menjadi Milik Sang Duke Posesif

Transmigrasi Menjadi Milik Sang Duke Posesif

Kaelen bisa mendengar detak jantung Thalassa yang melemah, dan hal itu mulai memicu monster paranoia di dalam kepalanya ke arah yang berbeda: ketakutan akan kematian wanita ini. Satu jam berlalu dalam keheningan yang menyiksa. Kaelen terus menatap wajah pucat Thalassa, ibu jarinya bergerak mengusap bibir kering istrinya dengan getaran yang tidak bisa ia sembunyikan lagi. Hingga akhirnya, pertahanan keheningan mutlak sang Duke runtuh. "Makan," satu kata itu keluar dari bibir Kaelen. Suaranya terdengar luar biasa serak, berat, dan pecah, seolah-olah tenggorokannya sudah berkarat karena terlalu lama mengunci suara.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai the silence of the monster
Baca
+Pustaka
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Hanya beberapa kilasan cahaya dan bayangan yang meresahkan yang tersisa di retina: bayangan merah yang merobek ruang, kabut ungu yang berputar, dan kilatan emas yang sekilas. Suaranya bahkan tertunda. Tidak sampai Draven mulai merapikan mansetnya, suara ledakan udara yang tertembus dan jeritan monster itu tumpang tindih dan perlahan masuk ke telinganya. Will perlahan berhenti, tenggorokannya kering. Sebagai ksatria yang sudah setengah jalan menuju puncak, dia sangat menyadari signifikansi dari kedua monster itu. Balk saja, auranya sendiri bisa melumpuhkannya, dan Meryl adalah monster yang lebih besar lagi.
9.78.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 220 kali sebagai the silence of the monster
Baca
+Pustaka
Terjebak di Tubuh Istri yang Tak Dicintai

Terjebak di Tubuh Istri yang Tak Dicintai

jawabnya. Ruangan langsung hening. Victor tidak marah atupun terlihat tersinggung. Ia justru tersenyum tipis. “Kalau monster seperti aku bisa mengontorl dunia yang kacau ini,” katanya, “maka itu bukan hal buruk.”
108.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai the silence of the monster
Baca
+Pustaka
Time Travel: Rahasia dan Rasa!!

Time Travel: Rahasia dan Rasa!!

Ujarnya namun sang kepala prajurit masih di tempatnya dengan wajah cemas. *** Tuk.. Tuk.. Suara yang di hasilkan dari ketukan jadi pada singgasana yang di dominasi warna hitam itu memberikan ketegangan pada para lima monster terkuat dunia bawah. Keheningan yang hanya di isi suara ketukan hanya membuat atmosfer tempat itu semakin lama semakin pekat dan membuat sulit untuk berdiri dengan benar. "Ayo mulai perang," Suara berat dan tampak cukup mengintimidasi itu terdengar.
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai the silence of the monster
Baca
+Pustaka
Mate Terlarang Sang Alpha

Mate Terlarang Sang Alpha

Morrigan mengangkat cakarnya yang bersimbah darah dan siap memberikan hantaman terakhir yang akan mengakhiri hidup tangan kanannya sendiri. ​"Morrigan, jangan ....!" rintih Silas melalui frekuensi batin yang tersengal. ​Tepat saat cakar hitam itu terangkat di puncak udara, sebuah gelombang keheningan yang aneh tiba-tiba menyapu seluruh area peternakan Blackwood. Suara gesekan logam dan deru napas monster itu mendadak sunyi, seolah-olah waktu itu sendiri sedang dibekukan oleh kekuatan yang tidak terlihat.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai the silence of the monster
Baca
+Pustaka
MONSTER

MONSTER

Bisiknya pelan tepat telingaku. Bisa ku bayangkan bagaimana dia terus mendapat tekanan dan dihantui rasa bersalah karena orang-orang sekitarnya terus menuduhnya sebagai pembunuh. Bahkan dia sampai mengasingkan diri dari orang sekitar, bertingkah arogan dan mengerikan hanya karena enggan didekati. Nyatanya, dia bukan monster. "Makasih juga kamu mau bercerita." Jawabku ikut berbisik.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai the silence of the monster
Baca
+Pustaka
My Monstrous Boss

My Monstrous Boss

ia mengatakannya sambil memasang wajah merendahkan ketika menyebut kata ‘monster’. Ucapan adiknya barusan, membuat raut wajah ramah Kili berubah menjadi menahan amarah. “Jangan menyebutnya monster, Adikku. Hanya karena dia berbeda, dia tetaplah seorang manusia,” jawabnya sambil menghela napas ,”aku hanya ingin menjaga kerajaan kita dari marabahaya, kita tidak tahu kapan kutukan itu akan terjadi.” “Saya tidak sudi dibandingkan dengan monster itu! Keputusan saya mengenai membunuhnya sudah benar dan saya tidak akan menyesalinya.”
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai the silence of the monster
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status