Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

Liora berbisik, “ada sesuatu yang keluar dari dalam dirimu.” Bara menatapnya, lalu tersenyum tipis. “Bukan keluar, Liora. Mungkin selama ini... ia hanya bersembunyi.” Dinding di hadapan mereka berubah menjadi cermin besar. Di permukaannya, bukan pantulan tubuh, tapi kenangan, semuanya. Pertengkaran Bara dengan ayahnya, kegagalan Risa di Akademi, rasa malu Gerry ketika kalah, dan tatapan curiga Liora saat pertama kali dikirim Dewan untuk mengawasi Bara.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai the tender bar: a memoir
Baca
+Pustaka
Malam Membara dengan Pak Dosen

Malam Membara dengan Pak Dosen

Tempat yang bahkan tak pernah terlintas di pikirannya sebelumnya saat ini justru membuat Nayla seperti orang gila. Awalnya Nayla hanya duduk di bar sambil minum segelas Vodca. Lalu ia berbaur dengan para penari dan meliuk mengikuti dentuman musik. Sesaat kemudian dia kembali meneguk minuman beralkohol itu hingga tandas beberapa gelas. “Sendirian?” tanya bartender. Nayla mengangguk singkat. “Iya." "Boleh aku temani?"
464 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai the tender bar: a memoir
Baca
+Pustaka
Dendam Membara Tuan Muda Yang Terbuang

Dendam Membara Tuan Muda Yang Terbuang

balas David mengingat setiap kepingan puzzle yang tertata begitu rapi di dalam ingatannya. Dami wanita itu Daddy membiarkan kami menderita. Daddy tudak peduli denganku, padaku yang harus kehilangan sosok seorang ibu disaat aku masih membutuhkan kasih sayangnya," kata David dengan mata berkaca - kaca, tubuhnya bergetar menahan tangis karena hatinya terasa sakit saat harus mengingat kenangan masa lalu yang sebenarnya selalu berusaha untuk dia lupakan. "Pergilah, Dad, aku tidak bisa memaafkan kamu," kata David tidak peduli.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai the tender bar: a memoir
Baca
+Pustaka
TAKTIK CINTA SANG BOS MAFIA

TAKTIK CINTA SANG BOS MAFIA

ucap Kanisa dengan suara lirih. *** Tendero menghabiskan sisa malamnya dengan minum-minum di bar, entah sudah berapa gelas minuman keras dia teguk sampai dirinya pun sudah terlihat mabuk berat namun Tendero belum ada niatan pergi dari bar tersebut.
9.948.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai the tender bar: a memoir
Baca
+Pustaka
CEO Dingin yang Terpaksa Menikahiku

CEO Dingin yang Terpaksa Menikahiku

Dan kini, Baby menyebutnya dengan nada manis tapi menusuk, seolah tahu persis letak kelemahan Bara. “Mas Bara sudah pernah ‘ngerasa terlambat’, kan?” Baby membisikkan kalimat itu seperti pemungkas. Dan memang, itu yang akhirnya mengetuk sesuatu dalam diri Bara. Bara mengusap wajahnya dengan telapak tangan, gerakan lambat yang menunjukkan betapa dalamnya ia bergulat dengan dirinya sendiri. Ingatan tentang Sabira kembali menyeruak begitu saja, membuka kembali luka yang selama ini dibungkus rapi dengan kesibukan dan prinsip hidup yang kaku.
9.7119.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai the tender bar: a memoir
Tampilkan Ulasan (31)
Baca
+Pustaka
Indah sabiq Sabiq indah
BUAT CHERYL PUNYA POWER BUAT PRGI DARI BARA THOR..!! JELAS GAK ADIL BUAT CHERYL, CHERYL YG DI RUGIKAN,!! CHERYL UDAH TIDUR BARENG, UDAH DI BUKA JG SEGELNYA, BARA BS SE ENAKNYA DEKET SAMA BABY, BABY BISA GLENDOTAN KE BARA, PEGANG2 BIBIR BARA, BELOM LAGI PERTUNANGAN NYA SM MILENA YG GA JU2R KE CHERYL
Aurora Aurora
KECEWA PAAARAAHHH READERS,, dg sikap Bara yg Egois, maunya Paling Benar SENDIRI..!!! Ga merasa SALAH, setelah apa yg di perbuat dr MAHAR BUAT CHERYL yg dadakan Bara minta balik,, di tuker dg yg baru, yg LBH MAHAL..!!! Ga tau itu sebenarnya mas beneran punya Milena, atau turun temurun dr kluarga Bara
Baca Semua Ulasan
Dendam Membara Mas Tetangga

Dendam Membara Mas Tetangga

Seakan bisa menusuk sisi wajahnya saking tajamnya. Bahram selalu berusaha bersikap biasa saja. Namun reaksi dari teman-temannya membuatnya terkadang bereaksi berlebihan. Ada saat di mana Bahram membuat gadis itu tersakiti sedemikian rupa hingga membuatnya pergi dengan berlinang air mata. Ia lupa tepatnya kapan. Namun ia pasti ingat telah menulis di jurnalnya. Mengingat itu ia mengeluarkan buku jurnalnya dan mulai menulis....
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai the tender bar: a memoir
Baca
+Pustaka
Dendam Bos Arogan Berujung Akad

Dendam Bos Arogan Berujung Akad

kata Bara singkat. "Ya mumpung saya saat ini sedang down. Saya sedang dalam masa evaluasi dan introspeksi karena saya habis rugi besar-besaran karena batal atau gagal tender kemarin. Sebelum saya melangkah ke tender yang paling besar, megaproyek, saya mau coba untuk menata hati dan pikiran. Ya barangkali, dengan sharing sesama pria sepuh, bisa membangkitkan inspirasi dan rasa semangat saya. Ayahmu seusia kan dengan saya?" tanya ayahnya Angel. Bara terdiam lagi lalu mengangguk. Angel juga menyumbang senyum tanda setuju bahwa mereka besok akan membesuk ayahnya Bara.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai the tender bar: a memoir
Baca
+Pustaka
Lembaran Baru Kisahku

Lembaran Baru Kisahku

Setelah itu, aku membawa dokumen tersebut pulang, berniat meminta Omar menandatanganinya. Tak kusangka, begitu tiba di rumah, pemandangan itu menyambutku, Sinta berbaring santai di sofa, sementara Omar yang biasanya memiliki fobia kebersihan berat, kini justru tampak penuh kasih. Dengan tangannya sendiri, ia mengupas kulit anggur satu per satu, lalu menyuapkan daging buahnya ke mulut Sinta.
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai the tender bar: a memoir
Baca
+Pustaka
JASA PIJAT BRONDONG NAKAL

JASA PIJAT BRONDONG NAKAL

tanya Salwa sembari mengangkat sedikit wajahnya, memandang ke samping wajah Bara yang saat itu sedang bekerja. “Sangat, Teteh Sayang. Aku baru tahu, ternyata gituan itu sangat nikmat dan luar biasa,” sahut Bara, dengan sedikit ngarang, seolah-olah dia adalah seorang perjaka tulen yang belum pernah merasakan yang namannya gituan dan klimaksnya. “Tahukah Teteh yang aku rasakan ketika ketika usai melakukannya?” “Memangnya Dik Bara merasakan apa?”
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai the tender bar: a memoir
Baca
+Pustaka
Dendam Membara Tuan Muda

Dendam Membara Tuan Muda

Pada dirinya yang sedang bersandar di meja bar, sibuk dengan pikirannya sendiri. Dengan gugup Starla menegakkan tubuhnya yang sejak tadi menunduk lemas, berusaha membalas tatapan mata semua orang, lalu matanya terpaku pada mata itu. Mata coklat pucat sehingga nyaris bening, menyebabkan pupil matanya tampak begitu hitam dan tajam.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai the tender bar: a memoir
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status