Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Why

Why

Tidak lama mobil pun ia lajukan dengan sedikit kecepatan, karena ia ingin cepat sampai di apartemennya. Saat di dalam mobil Sania mulai merasa gerah dengan tubuhnya, seolah ada sesuatu yang berdesir dan menginginkan sesuatu. Tanpa sadar ia mengerang, dan terus memanggil Devan. "Dev! Devan! Kenapa tubuhku panas sekali. Sentuh aku, Dev," desah Sania, dengan menyentuh tubuhnya sendiri.
1014.7K viewsCompletedAdded to Library 571 Times as thirst
Read
+Library
LEAK

LEAK

Warna rambut Arjuna pun tampak berbeda—menjadi putih. Suhu udara juga mengalami perubahan, yang awalnya sejuk kini berubah menjadi lebih panas. Disertai tekanannya yang semakin meningkat. Hingga membuat kadar oksigen menipis. "Sial, kekuatan leak macam apa ini? Mampu mempengaruhi udara sekitarnya?" tanya siswi itu sambil kembali berjalan mundur.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 133 Times as thirst
Read
+Library
Rasa

Rasa

Hari itu, adalah hari Ahad. Hari dimana para santri libur dan tak ada kelas. Namun, mereka tetap memiliki jadwal dan rangkaian kegiatan meski libur. Semalam, kondisi Kyra masih dalam kondisi yang lemah dan belum bisa hadir di pondok seperti teman-teman yang lainnya. Dua hari lamanya, gadis itu terbaring diatas ranjang di kamarnya. Gadis itu enggan meminum obat dan mengisi perut. Tenggorokannya yang belum bisa bekerja dengan baik, membuat dirinya kesulitan untuk menelan makanan. Bahkan, untuk sekedar minum air putih, tenggorokan Kyra terasa seperti terdapat luka disana, perih dan sakit. Namun, setelah dipaksakan oleh sang nenek, hari itu, Kyra merasa tubuhnya sedikit membaik setelah meminum s
104.3K viewsCompletedAdded to Library 119 Times as thirst
Read
+Library
My Wish

My Wish

Audrey semakin bertindak nekat, ia tak mempedulikan lagi bahwa tubuhnya sudah tak mampu untuk berlari dan sesaat setelah perkataannya iti, suara wanita misterius yang ia cari tak lagi muncul. Ketika Audrey merasa keheningan telah benar-benar menyelimuti dirinya, gadis itu akhirnya memutuskan untuk berhenti berlari. Ia kembali menarik napas, kepalanya terasa sangat pusing karena kekurangan oksigen dan dehidrasi. Audrey telalu banyak mengeluarkan cairan tubuh yang dibutuhkan oleh tubuhnya. Perlahan ia juga merasakan dadanya yang mulai terasa sesak. Seharusnya ia tak memaksakan diri seperti ini, terlebih lagi ketika ia belum beristirahat penuh untuk malam ini.
105.3K viewsCompletedAdded to Library 159 Times as thirst
Read
+Library
Gairah yang Terpendam

Gairah yang Terpendam

Batin Rosa dengan senyum manisnya. Liang senggamanya yang telah lama tidak terjamah itu kian basah, mengharapkan pentungan itu segera masuk dan memenuhi hasratnya. Rosa mulai menggesekkan pentungan itu pada muara miliknya perlahan. Membuat rasa yang kian tak menentu untuk Rosa maupun Memet. Ah ... desahan menggoda Rosa mulai terdengar. Dengan sangat hati-hati Rosa mulai menuntun pentungan itu untuk masuk ke dalam muaranya yang masih sempit.
5.6K viewsOngoingAdded to Library 168 Times as thirst
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

"Apa yang terjadi kepada ku?" "Mengapa aku begitu marah?" Speranza terus bermonolog sendiri. Dia kembali meneguk soda itu. "Aku tidak seharusnya marah, aku hanya bosan dan berniat untuk mengerjainya." "Aku menjadikannya kekasih hanya untuk bersenang-senang, tapi mengapa aku marah saat perempuan itu memberikan perhatiannya," geram Speranza. "Aku tidak bisa melakukan kesenangan ku disini, mereka memintaku untuk menjaga sikap. Tapi, bagaimana aku bisa menahan emosi dan hasrat ku?" gumam Speranza.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as thirst
Read
+Library
YOU

YOU

dewi Triana.A7710ouroursthuseres
Kesya melempar tatapan jengkel pada Sean untuk kemudian berkata dengan ketus. "Kau selalu saja memanfaatkan keadaan. Menyebalkan sekali." ucapnya mendengus. Sean terkekeh kecil lalu memasang ekspresi menggoda. "Aku sudah menahan diri begitu lama. Dan saat ini aku tidak ingin lagi menahan-nahan diri. Kau tahu rasanya sakit sekali. Bayangkan saja ketika aku harus memuaskan hasrat dengan diriku sendiri sambil meneriakkan namamu, rasanya sungguh ironis. Di bawah guyuran air dingin, aku mendesah-desah sementara kau tidak berada di sana."
9.911.1K viewsCompletedAdded to Library 289 Times as thirst
Read
+Library
Unknown

Unknown

Bukan menyukai pacar orang. Ini benar-benar gila sampai esoknya aku terus memikirnya. Aku harap hanya perasaan sesaat yang satu dua hari juga akan hilang “Semoga”. Perasaan suka tidak akan sanggup menetap lama kan? Apalagi terhadap suatu hal yang tidak bisa dimiliki. Ya! semoga teorinya benar. Sungguh semua itu sangat mengusik imajinasiku, ketenanganku, sampai typography yang ku buat dari pagi belum juga selesai. Sudahlah kubawa pulang saja. Mungkin di rumah lebih banyak imajinasi.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as thirst
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status