Reinkarnasi Dewa Terkuat
Bila serangan itu tepat sasaran, pasti mampu melukai salamander.
Namun, salamander bermata tiga itu bukanlah makhluk biasa. Tubuhnya yang besar bergerak seperti bayangan hantu, gesit dan licin. Begitu serangan pedang menghujam, ia sudah menekuk anggota tubuhnya dan melesat menghindar. Lidah merah menyala sepanjang dua meter melesat bagai tombak.
CRAAAK!
Lidah itu menembus kepala seorang prajurit. Tengkoraknya pecah, darah dan otak memuncrat. Jeritan hanya terdengar sepersekian detik sebelum tubuh itu jatuh tanpa nyawa.