Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Air Mata Diandra

Air Mata Diandra

" Mama nampak terharu seraya memeluk Bimo. Tapi matanya melotot ke arah Diandra. Diandra yang takut melihat tatapan sang mama seketika menunduk. "Bimo sepertinya kamu benar benar mencintai Diandra, priotas kamu sudah bukan lagi mama sekarang. Bagaimana nanti jika kamu benar benar melupakan mama." Mama membatin dalam hatinya terluka tapi dia berpura pura bahagia didepan Bimo. *** "Hah ini cincin cuma 5 juta Ma hargany, Sedangkan Diandra dibeliin kalung 20 jt." Ujar Sita setelah melihat surat Perhiasan yg disodorkan Mama.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai mata cende qia
Baca
+Pustaka
Mata Ketiga Manda

Mata Ketiga Manda

jelas Manda. “Itu adalah logo sebuah perusahaan global terbesar. Pemiliknya bernama Matew Rock,” “Lalu ... apa hubungannya dia dengan Nicol?” “Kalau aku tau untuk apa kita melakukan penyelidikan!” bentak Colin. Seperti dugaan akhirnya Manda harus keluar dari ruangan Colin dengan lesu. Tapi tentu saja dengan cepat Colin segera mencari info yang berkaitan dengan Nicol dan perusahaan yang dimiliki oleh Matew Rock.
935 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai mata cende qia
Baca
+Pustaka
Air Mata Maduku

Air Mata Maduku

Setelah Figo kembali ke ruangannya, mataku tertuju pada undangan yang diberikan Figo tadi di atas mejaku. Sejak tadi aku memang belum sempat membukanya. Setelah meraih, kemudian aku membukanya perlahan. Undangan cantik berwarna silver ini jelas tertulis nama Dewa Mahendra dan Liana Cantika. Semoga saja setelah ini Mas Dewa akan lebih mempermudah perceraian kami.
9.6290.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.7K kali sebagai mata cende qia
Baca
+Pustaka
MATE

MATE

Lebih buruk dari yang pernah aku alami sebelumnya. Alena kehilangan Matenya. Itu merupakan fakta yang begitu mengejutkan. Hal itu terjadi tepat di saat gadis itu pertama kali menemukan pasangan abadinya. Itu adalah kisah yang sangat tragis. Alena menemukan Matenya dalam keadaan tidak bernyawa, ditengah-tengah hutan yang lebat. Alena mengatakan jika kemungkinan Matenya mati karena serangan para rogue. Hal itu bisa dipastikan dari bekas luka cabikan dan cakaran di sekujur tubuh Mate Alena. Disamping itu kepala Matenya mengalami benturan yang cukup keras hingga mengakibatkan pendarahan yang hebat.
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 236 kali sebagai mata cende qia
Baca
+Pustaka
Cinta Wanita Matre

Cinta Wanita Matre

Ia segera mengeluarkan dua lembar ratusan ribu. "Ambil saja kembaliannya!" Konser Elle diadakan di Bamega Art Center, gedung yang menjadi pusat seni di Ibukota. Seni 2 dimensi, 3 dimensi, musik, maupun peran. Sangat beruntung Elle dapat melangsungkan konser perdananya di sana, karena teater milik Bamega Art Center berstandar Internasional.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai mata cende qia
Baca
+Pustaka
AIR MATA RINDU

AIR MATA RINDU

Untuk Ibu. Maaf ya, Bu. Sebenarnya Zita kasihan sama Ibu. Tapi, Zita nggak punya pilihan lain selain pergi dari sini buat ikut Om. Zita sudah capek hidup miskin, Bu. Apalagi sekarang nggak ada Rindu yang bisa kita jadikan mesin uang. Terpaksa Zita harus mau jadi simpanan si Om. Tapi, nggak apa-apa. Kalau Zita punya uang, nanti Zita kirim buat Ibu dari kota. Doain saja semoga si Om ini beneran serius sama Zita biar kita bisa hidup kaya.
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 302 kali sebagai mata cende qia
Baca
+Pustaka
Air Mata di Antara Bunga

Air Mata di Antara Bunga

Galih hanya bisa menghela napas panjang, lalu memerintahkan orang-orang untuk segera mencari. Rangga sendiri terduduk di sofa, berkali-kali menekan nomor Vanya. Namun hasilnya sama—ponselnya tetap mati. Sampai akhirnya, Galih-lah yang menyadari sesuatu yang janggal. “Kalau nggak salah, di rumah ini ada boneka beruang besar, ‘kan? Sekarang… di mana boneka itu?” Rangga mendongak, baru sadar. Boneka beruang yang biasanya ada di tengah ruang tamu, benar-benar menghilang.
28.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 647 kali sebagai mata cende qia
Baca
+Pustaka
CINTA

CINTA

Qanita memperlihatkan rekaman video kepada Aswindra. " itu benar Veno maa ? " tanya Aswindra tidak percaya dengan apa yang di lihat nya yang di jawab anggukan oleh Qanita. " papa senang , akhirnya Veno bisa kembali tersenyum maa " ujar Aswindra pada Qanita. " iya paa , semenjak kepergian Casandra , mama baru lihat Veno tertawa riang , semoga Leysa membawa kebaikan bagi Veno " Ucap Qanita di jawab anggukan oleh Aswindra.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai mata cende qia
Baca
+Pustaka
Mata Elang

Mata Elang

sahut Vanya cepat. Mereka pun bersemangat untuk pergi ke Mall, dengan modal kredit card tanpa batas yang Anita dapat dari Purnomo. Tujuh hari sudah masa haid Vanya berakhir, diluar dugaan ternyata Purnomo membuat pengingat di kalender ponselnya. Purnomo sangat senang, dia sudah tidak sabar bertemu dengan Vanya. Dia mengosongkan jadwal hari ini dan pulang cepat.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 284 kali sebagai mata cende qia
Baca
+Pustaka
AIR MATA PERNIKAHAN

AIR MATA PERNIKAHAN

Aku sempat mendengarkan Cek Cok mas bara dan Arum tetapi mas bara berkata kalau dia akan ke taman dengan segera. “yaudah mas, aku tunggu ya,” aku langsung memencet tombol off. Kini aku dan mama menunggu mas bara di tempat duduk berwarna putih. Aku sambil melihat sekeliling lagi yang sudah mulai ramai lampu lampu dan ada juga odong odong untuk di sewa dnegan lampunya yang begitu membuat mata melek. Aku takut sekali karena ini akan Maghrib sebentar lagi. Aku kasihan mama juga nggak bawa jaket.
107.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai mata cende qia
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status