Dosen Galakku, Suami Rahasiaku
“Bisa nggak, sih?”
Sagara mengernyitkan kening. “Ngapain pakai kacamata?”
“Sudah, nggak usah kepo!” seru Jingga cepat.
Dengan menahan nafas dan berusaha tetap fokus, Jingga membantu membuka pakaian dalam Sagara, tentu dengan hati-hati agar tidak mengenai luka di pinggangnya.
“Kamu lihat, ya?” goda Sagara. “Sengaja pakai kacamata hitam biar puas melihat ‘adik kecil’ kan?”