Sentuhan Panas Berujung Menikah
Ciuman itu singkat, tetapi penuh makna, membuat Nita terkejut dan tersenyum.
Ia membuka matanya, dan pandangan mereka bertemu. Mata Nita berkilau, penuh cinta dan kehangatan. "I miss you bar-bar," kata Tian, suaranya rendah dan penuh emosi, membuat Nita tersenyum lebih lebar.
Nita mengangkat tangan, menyentuh wajah Tian dengan lembut. "Aku juga, Tian. Aku juga sangat merindukanmu." Suaranya pelan, tetapi penuh makna, membuat Tian merasa hangat di hatinya.