Jodoh Wasiat Ibu
Tiara, duduk manis menggenakan pakaian syar'i, wajahnya cantik, dia salah satu Qoriah terbaik, kakinya sudah tak lumpuh lagi, dengan bantuan kaki palsunya, gadis lajang itu bebas bergerak.
"Papa, kak Dewi, sini." bisik Tiara, melambaikan tangannya pada Papa Panji dan Dewi yang baru saja datang.
Dewi mendorong kursi roda itu mendekati Tiara. Segera Tiara menyalami tangan Papa Panji dan mencium tangan ayah angkatnya tersebut dengan Takzim.
"Mbak Murni! Mbak tolong Mbak!" teriak Dira tiba-tiba saat berada di dalam kamar mandi, dan melihat begitu banyak darah keluar dari organ intimnya.
Hot Chapters