Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gairah di Balik Tirai Kehidupan

Gairah di Balik Tirai Kehidupan

“Manusia bisa begitu egois. Bahkan orang baik sekalipun bisa membuat pembenaran mengerikan demi melindungi apa yang mereka cintai.” “Jadi ini pelajaran terakhirmu?” tanya Alena getir. “Bahwa semua orang punya sisi abu-abu?” “Tidak,” jawab Patricia dengan napas tersengal. “Pelajaran terakhirku adalah: kebenaran, seburuk apa pun, selalu lebih baik daripada kebohongan yang nyaman.” Alena menatapnya diam-diam. “Sekarang kau ingin menebus semuanya dengan mengatakan kebenaran?”
3.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai tidak perlu menjelaskan kebenaran
Baca
+Pustaka
Garis Pikat Sang Arsitek

Garis Pikat Sang Arsitek

Hanya butuh waktu untuk menerima semuanya. “Iya. Aku percaya kok. Lagipula, kamu tidak harus memberikan penjelasan sedetail itu. Aku tidak ingin kamu merasa memiliki hutang ketika tidak berlaku jujur padaku. Kita baru saja memulainya, jadi jangan terlalu cepat untuk memberitahukan semuanya.”
5.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai tidak perlu menjelaskan kebenaran
Baca
+Pustaka
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Salma dan Kai mencoba menengahi, tetapi keduanya sadar: mereka sudah melewati batas di mana logika bisa menenangkan. Kini yang diperebutkan bukan lagi pelajaran, tapi hak untuk mendefinisikan kenyataan. Di tengah situasi yang mulai retak, sebuah surat tanpa nama muncul di kamar Kai. Tulisan tangan halus, tidak dikenali siapa pun. Hanya terdiri dari satu kalimat: “Kau membuka perpustakaan, tapi belum membuka kunci terbesar: Kebenaran tidak bisa diajarkan, hanya bisa dihidupi.”
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai tidak perlu menjelaskan kebenaran
Baca
+Pustaka
I Hate You, I Love You

I Hate You, I Love You

“Aku tahu kamu pasti marah dan ga suka, tapi aku memang harus memberitahukan ke kamu sebuah kebenaran meskipun kebenaran itu bukan hal yang menyenangkan. Dan kamu berhak tau bukannya disembunyikan terus menerus untuk menutupi semua kebenaran.” “Lalu apa sekarang yang mau kamu bilang? Kalau hanya berputar - putar saja omonganmu, aku mau tahu apa kebenaran yang selama ini disembunyikan Rey ke aku. Kalau memang kamu tahu kebenarannya silahkan kamu katakan ke aku! Aku sudah berkali - kali tanya ke kamu, loh.” “Baiklah kalau memang itu keinginanmu. Apa kamu yakin dan siap mendengarkannya?”
1021.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 484 kali sebagai tidak perlu menjelaskan kebenaran
Baca
+Pustaka
Istri yang Ternoda: Mengandung Benih Tuan Vancroft

Istri yang Ternoda: Mengandung Benih Tuan Vancroft

Adnan menatapnya dalam, lalu bersandar sedikit ke kursinya. “Saya tidak mengatakan apa-apa, Bu. Saya hanya mengingatkan bahwa kebenaran tidak selalu sesederhana apa yang kita yakini. Kadang, yang tampak hitam di mata satu orang, justru abu-abu di mata yang lain.” Hening mengisi ruangan itu.
9.986.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai tidak perlu menjelaskan kebenaran
Baca
+Pustaka
Lembah Kaisar Takdir

Lembah Kaisar Takdir

"Melarikan diri bukanlah pilihan bagi mereka yang percaya pada kebenaran. Jika aku harus jatuh di sini, aku akan jatuh sebagai seseorang yang memperjuangkan apa yang benar." Bayangan itu tertawa dingin, suaranya seperti pisau yang menggores dinding logam. "Kebenaran? Apakah kau tidak sadar bahwa kebenaran itu hanya ilusi? Dunia ini dibangun di atas kebohongan, dan aku adalah pengingat bahwa kegelapan adalah yang abadi."
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai tidak perlu menjelaskan kebenaran
Baca
+Pustaka
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Bahwa kau telah menulis ulang cara semesta membaca dirinya? TITIK TERAKHIR Di depanmu, hanya ada satu perintah. ✎ TULIS: KEBENARAN. Tidak kebenaran dunia. Tapi kebenaranmu. Sesuatu yang belum pernah kau tulis, belum pernah kau baca, tapi selalu kau rasakan. Jika kau menuliskannya sekarang... cerita akan membuka pintu kelima. Pintu yang tidak diberi nama.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai tidak perlu menjelaskan kebenaran
Baca
+Pustaka
MISTERI DI PULAU DEWATA

MISTERI DI PULAU DEWATA

"Apakah kita harus mengungkapkan semua kebenaran, meskipun itu berarti mengkhianati kepercayaan seseorang?" Alex, dengan pandangan serius, mengangguk lambat. "Kita tidak bisa berpaling dari kebenaran, meskipun itu menyakitkan. Keadilan harus ditegakkan, bahkan jika itu berarti menghadapi konsekuensi yang sulit."
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai tidak perlu menjelaskan kebenaran
Baca
+Pustaka
Kesalahan yang Tak Terhindarkan

Kesalahan yang Tak Terhindarkan

“Kenapa kamu harus tahu?” Novan terlihat tidak puas dengan jawaban yang Ana berikan. Dia menghentikan kegiatannya mengganggu Ana.“Kak Ana, kalau kakak gak nyaman atau gak suka. Kakak boleh kok bilang tidak atau nolak aku. Aku bakal menghargai keputusan kakak kok.”
107.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai tidak perlu menjelaskan kebenaran
Baca
+Pustaka
Gadis Kesayangan Tuan Adrian

Gadis Kesayangan Tuan Adrian

Ia hanya mengangkat bahu pelan. “Aku tidak tahu,” katanya pada akhirnya. “Aku tidak akan berkomentar lebih jauh. Jika kamu ingin mengetahui kebenarannya, maka temukan sendiri jawabannya.” Aku terdiam. Kata-kata Nona Amara tidak lah keras, tidak pula menuduh. Ia juga tidak menyangkal, tetapi juga tidak membenarkan, seolah kebenaran itu memang ada tetapi tidak seharusnya dibuka oleh orang selain diriku sendiri.
6.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai tidak perlu menjelaskan kebenaran
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status