Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

Ia menawarkan alternatif yang jujur, tanpa penjelasan panjang. Respons yang datang netral. Tidak ada kekecewaan yang diucapkan. Aira menyimpan catatan kecil di benaknya: kejujuran yang dijalani tidak selalu menghasilkan reaksi dramatis. Kadang, ia hanya lewat—dan itu tanda baik.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai tidak perlu menjelaskan kebenaran
Baca
+Pustaka
Suami Sah di Siang Hari, Kekasih Gelap di Malam Hari

Suami Sah di Siang Hari, Kekasih Gelap di Malam Hari

Pesan itu singkat, namun cukup membuat darahnya berdesir: "Jangan percaya siapa pun. Bahkan orang yang kau cintai sekalipun. Hanya kebenaran yang bisa menyelamatkanmu." Rani menelan ludah. Ia menatap pesan itu, matanya melebar, tapi hatinya semakin mantap. Sekalipun takut, sekalipun dunia terasa runtuh, ia tahu bahwa ia harus menghadapi semuanya sendiri. Malam itu bukan lagi soal rasa sakit atau kebingungan ini tentang keberanian untuk menyelami inti kebenaran, walau harus menanggung luka yang mungkin tidak akan pernah sembuh sepenuhnya.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai tidak perlu menjelaskan kebenaran
Baca
+Pustaka
Proyek alpha: bayang bayang kebenaran

Proyek alpha: bayang bayang kebenaran

Tirtayasa masih bergerak di belakang layar, mungkin percaya dirinya aman karena merasa mengendalikan permainan. Mereka semua keliru. Perang ini tidak akan dimenangkan dengan kekuatan terbesar, tetapi dengan kesalahan yang mereka anggap sepele: keyakinan bahwa manusia akan selalu menyerah pada kenyamanan. Aku mengencangkan jaketku, merasakan tablet itu kembali menekan tulang rusuk -pengingat bahwa kebenaran selalu memiliki bobot. Gio menatapku, lalu mengangguk. Tidak ada keraguan di sana. Hanya penerimaan.
701 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai tidak perlu menjelaskan kebenaran
Baca
+Pustaka
Shadow on me

Shadow on me

Di dinding kota-kota besar, mural Aira dan Dante muncul dengan tulisan: “Kebenaran Tidak Mati.” Pemerintah membentuk tim investigasi independen. Beberapa penangkapan dilakukan. Tapi tentu tidak semuanya. Tapi itu sudah cukup. Karena kini, ada sesuatu yang lebih besar dari mereka semua. Harapan. Di suatu malam, Aira menulis di buku catatan kecilnya. "Kebenaran tidak menjanjikan keselamatan. Ia hanya menawarkan pilihan: untuk melihat dunia sebagaimana adanya, dan tetap memilih mencintainya."
10964 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai tidak perlu menjelaskan kebenaran
Baca
+Pustaka
Antara Pasal dan Perasaan

Antara Pasal dan Perasaan

tanya Aura, berusaha menahan emosi yang mulai menguasainya. Ari sedikit tersenyum, namun senyum itu terasa aneh—lebih seperti senyum penuh pemahaman daripada kebahagiaan. "Kadang, kita mencari kebenaran dengan cara yang salah. Dan itu bisa menyakiti orang yang tidak bersalah." Ia berhenti sejenak, seperti sedang mencari kata-kata yang tepat. "Mungkin kamu harus berhenti mencari di tempat yang salah."
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai tidak perlu menjelaskan kebenaran
Baca
+Pustaka
My Crazy Husband (Shireen)

My Crazy Husband (Shireen)

Di hadapan semua orang, Alkan menyampaikan sambutan yang singkat namun menyentuh hati. “Kita semua tahu bahwa perjalanan untuk sampai ke titik ini tidaklah mudah. Kita pernah jatuh, pernah tertekan, pernah hampir kehilangan segalanya karena kebohongan, ketakutan, dan persaingan yang tidak sehat. Namun, dari semua itu kita belajar satu hal yang paling berharga: kebenaran mungkin terasa berat dan menyakitkan pada awalnya, tapi ia adalah satu-satunya jalan yang tidak akan menjerumuskan kita ke dalam lubang yang lebih dalam. Kepercayaan mungkin butuh waktu bertahun-tahun untuk dibangun, tapi hanya butuh sesaat untuk hancur — oleh karena itu kita harus menjaganya dengan segenap hati.”
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai tidak perlu menjelaskan kebenaran
Baca
+Pustaka
Benarkah?

Benarkah?

Itulah penyebab pasti, kenapa Zahrin Raminah Maheswara tak mengenali sosok jiwa yang dingin, cuek dan penuh misteri dari si pemilik hidung bangir –abasya Meskipun cuek, Abasya tetap punya sisi baik yang tersembunyi. Hanya dia dan Allah yang maha tau. Abasya tak pernah peduli tentang bagaimana pandangan orang lain mengenai dirinya. ‘setiap orang berhak berkomentar, berpendapat tentang diri kita. Selama tak merugikan diri kita sendiri. Lantas mengapa harus menguras tenaga dan pikiran untuk memikirkan dan meladeni hal-hal yang tak penting? Allah maha adil dan tak pernah tidur. Allah dengar dan tau segalanya. Percayalah, libatkan selalu Allah dalam hidup ini. Maka, dunia akan baik-baik saja.’
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai tidak perlu menjelaskan kebenaran
Baca
+Pustaka
Love Puzzle Painting

Love Puzzle Painting

Baru saja ia membangun semangat dalam dirinya, langsung kembali dipatakan oleh kenyataan. Uang memang bukan segalanya, tapi segalanya selalu membutuhkan uang. Sampah, memang.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai tidak perlu menjelaskan kebenaran
Baca
+Pustaka
Gadis Tanpa  Ingatan

Gadis Tanpa Ingatan

Menatap ruangan. “Kalau kita tidak berani bertanya itu sekarang,” katanya tenang, “maka kita tidak akan pernah benar-benar tahu.” Ia tidak memberi kepastian kosong. Tidak berkata bahwa semuanya akan baik-baik saja. Ia hanya berkata jujur, “Kekuatan kita bukan karena tidak pernah retak. Tapi karena kita memilih untuk tidak menutupinya.” Dan perlahan—
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai tidak perlu menjelaskan kebenaran
Baca
+Pustaka
Ketika Istriku Tak Lagi Kerja

Ketika Istriku Tak Lagi Kerja

Tanpa menjawab, aku langsung mengemudikan mobilnya. "Aku masih belum faham apa yang kau maksud tadi," ucapku pada Rania yang sedang mengeluarkan belanjaan dari bagasi. "Apa kau sungguh mau tahu, Mas?" tanyanya seolah meremehkan. "Aku tidak main-main, Rania!" "Maksudku, setiap kebenaran yang terlihat oleh mata kita belum tentu itu kebenarannya," jelasnya sambil berjalan dan aku hanya mengekor di belakang.
9.2128.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.9K kali sebagai tidak perlu menjelaskan kebenaran
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status