Dilamar Presdir yang Menyamar
“Ini semua buah kesabaran kita, Sayang. Allah hanya minta satu tahun kita untuk menahan diri. Setelah itu, lihatlah. Kun fayakun. Allah sudah berkehendak, Dia langsung memberikan kita dua.”
Nawa mengangguk. “Sir benar. Mungkin kalau dulu aku langsung hamil, aku nggak akan siap karena bersamaan dengan ujian adanya Stevie dan Bima. Terima kasih karena sudah sabar menghadapi aku yang sedikit gila, random, barbar, tapi sangat cantik ini.”
Brama tertawa.
“Tanpa kesabaran dan perjuangan Sir, mungkin kita sudah cerai karena sifat keras kepala dan pemarahnya aku. Meskipun kaku, Sir selalu bisa ngalah dariku.”
Bab Populer