Desah Di Kamar Sebelah
Nami tersenyum sambil merangkul tubuh mungil Tika.
Perempuan berambut keriting itu tersenyum getir. Dia mengangguk pelan dan mengalihkan pandangannya ke arah brownies buatan sang mertua. Brownies itu adalah camilan kesukaannya. Namun, hari ini terlihat sangat tak menggoda dan malah membuat perutnya eneg.
“Ayo, dicicipi dulu, Tik,” tawar Nami.
“Nggak, Ma. Aku eneg. Lihat potongan almond di atasnya kok jadi mual, ya?” keluh Tika sembari memegangi pelipisnya.