Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tokyo Love Letter - Hibiki

Tokyo Love Letter - Hibiki

Ia mengetik pesan LINE: “Heri-san, kamu paling suka pergi ke mana kalau lagi di Tokyo?” Jawabannya mengejutkannya. “Eh? Hmm… Naka-Meguro, Jiyugaoka, Ochanomizu, sepanjang aliran Tamagawa, Kichijoji, Hachioji, Mejiro, Nippori, Fussa, Tachikawa... Apalagi ya? Oh! Ameyoko yang sepanjang rel Ueno – Okachimachi , itu dihitung nggak ya?”
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai tokyo mater
Baca
+Pustaka
Cintaku T'lah Mati

Cintaku T'lah Mati

Aku buru-buru menutupinya dengan lengan bajuku. Meski begitu, aku tetap memaksakan diri untuk berdiri. Lalu, kuletakkan kartu ATM dan secarik kertas yang sudah kusiapkan sejak awal di atas meja makan. [ Dokter Phil, terima kasih sudah merawatku selama ini. Kalau boleh, bisakah aku memintamu satu hal terakhir? Saat aku sudah tiada nanti, tolong taburkan abuku di hutan pegunungan. Kartu ini tolong diterima. Aku tahu ini terkesan bawa sial, tapi karena kita cukup dekat, kumohon jangan terlalu dipikirkan. ]
10.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 428 kali sebagai tokyo mater
Baca
+Pustaka
Mati Kembar

Mati Kembar

Makasih 😍😍 Follow aku di I* juga zika.amell
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai tokyo mater
Baca
+Pustaka
BATARI

BATARI

Di sudut matanya, Victor masih sibuk dengan bebannya, namun gangguan nyata justru datang dari arah samping. Seorang pria dengan otot yang dipahat paksa dan rajah tato yang melilit lengannya mendekat. Senyumnya lebar, tipe senyum yang sering menipu orang asing untuk merasa aman. "Hai, aku Sony. Member baru? Belum pernah lihat wajah secantik ini di sini."
10427 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai tokyo mater
Baca
+Pustaka
Menuju Matahari

Menuju Matahari

“Kau siapa?” “Aku Tanpa Aran.” Alis Nara berkerut. “Kaubilang kau punya pesan penting buatku? Buat kami semua?” “Ya. Akan ada bencana besar. Dan Mataram akan punah. Daripada menunggu nanti-nanti, kalian semua mending mati sekarang!” Nara saling bertatapan dengan Rangga dan Ki Sumendi. Rangga tertawa. “Wong edan!”
9.526.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai tokyo mater
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Kebo Rawis
GoodNovel beruntung sekali ada penulis sekelas Mas Wiwien yang mau ikut menyumbangkan karyanya. Salah satu harta karun di platform ini. Cerita yang sangat layak baca bagi siapapun yang paham bedanya karya yang benar-benar bagus dan berkualitas, bukan sekadar "bagus" karena statistik.
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang Promo y thor ! Pernah terbayangkan ngak ? kalau ada seorang pendekar dari JAWA DWIPA yg suka mengembara ke berbagai negeri & bertarung dg semua pendekar-pendekar hebat dari seluruh dunia. Pastinya pengembaraan ini sangat menarik utk diikuti Ksatria Pengembara akan UPDATE TIAP HARI
Baca Semua Ulasan
Tilasmat

Tilasmat

Isi dari kertas kecil itu. "Gila! Ini mereka nyuruh kita terbang ke Jepang maksudnya?" gerutu Mesya. Aku terkekeh mendengar suara cemprengnya. "Bukan itu maksudnya, Mes," selaku. "Jepang, itu artinya arah timur dari sini. Jepang kan terkenal dengan julukan Negeri Matahari Terbit,” paparku. Keempat temanku langsung melongo dan mengangguk serempak.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai tokyo mater
Baca
+Pustaka
Koma

Koma

SEROJA Apa hidup ini adil untukku? Pertanyaan itu terus terbayang setelah aku menonton flim Rembulan tenggelam di wajahmu. Adaptasi dari novel karya penulis legendaris favoritku Tere liye, dia sudah menjadi idolaku sejak bangku SD sampai batas usiaku yang entah sampai kapan.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai tokyo mater
Baca
+Pustaka
Sentuhan Pembalasan

Sentuhan Pembalasan

Janin itu sudah kenyang. Seketika, jaring energi di langit Tokyo terputus. Kota itu kini benar-benar sunyi. Tidak ada lagi jeritan, tidak ada lagi deru napas. Jutaan orang kini telah menjadi monumen perak yang abadi di tengah hutan beton. Tokyo telah menjadi kota makam terbesar dalam sejarah manusia—sebuah persembahan bagi satu bayi yang belum lahir. Valerie terengah-engah, keringat dingin membasahi tubuhnya yang kini tampak lebih kuat dan lebih bercahaya. Ia berdiri dengan bantuan Bima, menatap hasil karyanya dengan tatapan kosong.
10815 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai tokyo mater
Baca
+Pustaka
Perumahan Bejo 23 The Series

Perumahan Bejo 23 The Series

TAMAT . TAMAT
1014.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 534 kali sebagai tokyo mater
Baca
+Pustaka
Mayat-Mayat Hidup

Mayat-Mayat Hidup

Dia mempersiapkan tenaga untuk berteriak karena sudah yakin bahwa dirinya belum mati. “Tolooonnggg!” serunya kemudian dengan kepala masih mendongak. Tak ada jawaban siapa pun dari atas sana. Dia mengerjap-ngerjapkan kedua matanya. “TOLONNGGG!” teriaknya lagi lebih keras dengan suara parau. Tenggorokannya terasa sakit. Dia spontan menelan ludah yang tidak dapat meredakan saluran napas atas antara laring dan percabangan bronkus-nya itu. Dia mengusap-usap jakunnya demi menenangkan tenggorokannya, dan itu adalah hal yang sia-sia.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai tokyo mater
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status