Tolong, Aku Seorang Ibu Menyusui
Aku ingin menghindar, tapi tak sanggup bergerak.
“Kak, tenang aja. Aku cuma sedot sebentar, kayak bayi nyusu.”
Bisikannya terdengar di telingaku, membuat tubuhku memanas. Aku menutup mata rapat-rapat, tubuhku mulai dipenuhi keringat dingin.
Dia mulai mengisap pelan, lidahnya menekan ujung dot, dua kali, lembut tapi dalam.
Tenggorokanku tercekat. Aku menahan napas, tak berani mengeluarkan suara.