DOSA TERINDAH
“Aku akan memberimu semua yang dulu tak pernah kamu dapatkan. Aku janji akan memberimu hari-hari yang menyenangkan, menggantikan waktu-waktu sulit yang sudah kamu lalui.”
Kubalas tatapannya, beberapa saat kami saling menatap. Tak henti-hentinya kusyukuri dalam hati pertemuanku dengan pria ini.
“You are my today and all of my tomorrow,” bisikku. Sungguh tak ingin lagi kujalani hari tanpa pria menyenangkan ini.
“Jangan tatap-tatapan, bisa gagal semua rencana hari ini! Matamu mengandung magic!” protesnya.