No Cerai No Pisah!
Excel tertawa-tawa, "Katanya dulu ada pemuda yang bekerja sebagai pengrajin. Dia menyukai seorang putri kerjaan tapi tidak diperbolehkan sang Raja untuk meminangnya meskipun putri itu juga memiliki perasaan yang sama."
"Cerita klasik, lah. Mereka tidak bisa bersatu sampai akhir hayatnya. Tapi si pengrajin menghabiskan seluruh masa kehidupannya membuat kalung itu, dengan warna biru sesuai warna mata sang putri."
Rosa tercengang mendengar keseluruhan cerita Excel. Begitu pula Kirana yang bahkan lebih terhenyak.
Masih tak sanggup mencerna kisah itu, Rosa kembali bertanya pelan, "Lalu hubungannya dengan simbol cinta?"