Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tukang Pijat Desa

Tukang Pijat Desa

"Jangan nangis, jangan nangis ya, sebenarnya ada apa?" Di luar kendali, aku memeluk pria itu erat-erat, lalu di dekat telinganya, aku berkata pelan tapi jelas, "Tidurin aku."
8.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai tukang benang terdekat
Baca
+Pustaka
Perawan 200 Juta

Perawan 200 Juta

Kadang berpindah berhenti di depan rumah besar Bu Dokter, samping toko. "Butuh sesuatu? Aku bawakan nanti." Bara berkata dari sambungan telepon. "Nggak ada Bang, dah ada semua. Abang jam berapa mau ke toko?" tanyaku kemudian. "Jam satuan, abang abis ini ada janji sama penjahit. Mau kasih bahan, ini masih nunggu kiriman kain soalnya." Bara menjelaskan. "Kainnya sudah datang?"
9.8117.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai tukang benang terdekat
Baca
+Pustaka
The Twins

The Twins

Sebenarnya bisa saja gadis itu membeli benang di toko online, akan tetapi mungkin akan sulit baginya untuk melihat kulitas benang yang sesungguhnya, meskipun tetap sama-sama benang. Sepeda diparkir di depan toko benang di kota itu, setelah Bela menempuh perjalanan sekitar tiga puluh menit dengan santai. Seorang pelayan menyambutnya dengan ramah. “Bel, mau cari benang?” Bela pun mengangguk. “Iya, Mbak. Mas Aru minta dibuatkan baju. Maka dari itu aku datang lagi, sekalian restock yang ada di rumah karena sudah hampir habis.”
105.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai tukang benang terdekat
Baca
+Pustaka
Kuhibahkan Cincin dan Calon Suami pada Sepupuku

Kuhibahkan Cincin dan Calon Suami pada Sepupuku

Pun jika memesan, aku selalu menggenapkan timbangan, minimal satu kilogram. Ibu kos yang sering menerima paket pun sempat bertanya, kenapa sering sekali aku memesan benang, sedangkan di pasar dekat rumah ada toko yang menjual benang-benang rajut. Aku membenarkan ucapan beliau, sebab beberapa kali menyambangi tempat tersebut. Namun, seringkali warna yang kucari tak dapat kutemukan, dan pada akhirnya pesan online kembali menjadi pilihan. Hal ini juga menghemat waktu, sebab aku tak perlu ke mana-mana. Cukup duduk manis, pilih warna, rekap, bayar. Sesimpel itu.
19.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 587 kali sebagai tukang benang terdekat
Baca
+Pustaka
Kehidupan Setelah Perpisahan

Kehidupan Setelah Perpisahan

Bau kain baru dan benang memenuhi ruangan kecil yang baru dua hari dibuka itu. Di depan toko, papan nama yang baru dipasang masih terlihat bersih dan mencolok. Beberapa pelanggan datang silih berganti; ada yang ingin memperbaiki pakaian, ada juga yang ingin menjahit baju baru. Di dalam toko, Mbak Tatik terlihat sibuk mengukur kain milik seorang pelanggan. “Lingkar dadanya segini ya, Bu,” kata Mbak Tatik sambil mencatat ukuran.
1013.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 444 kali sebagai tukang benang terdekat
Baca
+Pustaka
Transmigrasi: Menjadi Sang Permaisuri Terbuang

Transmigrasi: Menjadi Sang Permaisuri Terbuang

Kelompok prajurit itu terus bergerak hingga berbelok ke sebuah gang di sisi toko pakaian jadi Guli Neya. Gang tersebut lebih sempit dan sepi dibanding jalan utama depan toko. Mereka terus masuk semakin dalam sampai tiba di bagian belakang bangunan. Di sana terdapat area produksi pakaian yang cukup luas. Beberapa gulung kain tersusun rapi di rak kayu. Benang-benang warna-warni tergantung memanjang. Lima pekerja wanita sedang sibuk melakukan tugas masing-masing.
1011.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 318 kali sebagai tukang benang terdekat
Baca
+Pustaka
The Alchemist's Touch

The Alchemist's Touch

Howarth melanjutkan, “Benang akan tersedia lebih banyak.” Sebastian mengangguk. “Dan para penenun kota bisa bekerja dua kali lebih cepat.” Killian menyandarkan punggungnya di kursi. “Jadi kalian ingin mengajari seluruh rakyat Valenroth memintal benang.” “Tidak semua,” kata Howarth. “Hanya cukup banyak.” Darius terlihat berpikir. “Wanita desa bisa melakukannya saat malam hari,” katanya pelan.
10885 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai tukang benang terdekat
Baca
+Pustaka
Aku Anggap Kamu Mati, Mas!

Aku Anggap Kamu Mati, Mas!

usul Mbak Nuri. "Usaha apa, Mbak? Vita kan hanya tukang buangin benang di konveksi! Mana bisa buka usaha, dagang nggak bisa. Apalagi yang lain," ucapku. Bang Radi tampak menghela nafasnya berat.
910.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 333 kali sebagai tukang benang terdekat
Baca
+Pustaka
Pasangan Kencan Butaku Ternyata Bos di Tempat Kerja

Pasangan Kencan Butaku Ternyata Bos di Tempat Kerja

Seorang wanita telah membuka pintu kaca dan masuk ke dalam toko yang hanya berukuran enam kali sepuluh meter itu. "Selamat siang, Mbak. Ada yang bisa saya bantu?" sapa intan dengan ramah. "Saya mau menjahit baju dress code untuk nikahan sepupu saya, Mbak," ujar sang wanita. "Untuk dipakai kapan, Mbak?" tanya Intan. "Dua Minggu lagi, Mbak. Bisa?" "Oh, InsyaAllah bisa. Kebetulan desainer saya juga sedang di sini, nanti mbak konsultasikan model yang bagus seperti apa."
9.9270.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.8K kali sebagai tukang benang terdekat
Baca
+Pustaka
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Bab 342: Pabrik dan Pelatihan Steam Engine berdengung pelan, tungku belum sepenuhnya panas, delapan alat tenun berjejer di bengkel, dan udara masih berbau abu batu bara serta minyak pelumas. Puluhan pekerja terampil sudah berbaris rapi di bengkel tenun yang terang dan luas itu. Mereka semua mengenakan jubah pengrajin seragam berwarna abu-abu biru, dengan lambang matahari Red Tide dijahit di kelimnya.
9.67.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 275 kali sebagai tukang benang terdekat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status