Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kaisar Penguasa Kegelapan

Kaisar Penguasa Kegelapan

gumamnya. “Apa kamu tidak mau memberikannya? Aku akan membuatmu sadar siapa diriku dan klan xie.” Xie Fang kemudian melesat dengan kepalan tinju yang sudah diperkuat tenaga dalam. “Tinju Membelah Awan.” Krakkk Belum sempat tinju Xie Feng mengenai Tian Ling, Tian Ling terlebih dahulu mengoyak perut Xie Fang dengan cengkramannya yang sangat kuat, menimbulkan bunyi seperti tulang yang remuk.
1058.6K viewsOngoingAdded to Library 1.6K Times as tulisan xie xie
Read
+Library
Penguasa Sembilan Pintu Kematian

Penguasa Sembilan Pintu Kematian

Pria berambut putih itu tersenyum ramah. Jari jemari lentiknya masih memetik senar guzheng dengan lincah, meski tatapan matanya kini sedikit teralihkan pada wanita cantik di hadapannya. Wenwan tersenyum tipis tetapi terkesan ramah dan ceria. "Rupanya benar rumor yang beredar di luar sana. Ketua Xie sangat suka bercanda." Xie Jing Cuan berhenti memetik guzhengnya. "Benarkah begitu?" tanyanya dengan santai seraya tersenyum jahil.
103.8K viewsCompletedAdded to Library 90 Times as tulisan xie xie
Read
+Library
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

tanya Dewi Es membuat Xue Ruo dan Lu Xie saling pandang dan mereka hampir tertawa dibuatnya. "Jawab aku!" tegas Lian Xie. "Haaah...Aku sendiri belum pernah hamil. Dan ini juga bukan aku yang mengatakan hamil, tapi dia. Jika kau ingin tahu bagaimana rasanya hamil, seharusnya kau tanyakan hal itu padanya karena dia pernah memiliki seorang anak," kata Lu Xie.
8.962.3K viewsOngoingAdded to Library 1.9K Times as tulisan xie xie
Read
+Library
PAGODA KAISAR BELA DIRI

PAGODA KAISAR BELA DIRI

Seorang Pria muda berjalan kearah meja mereka dan menuangkan teh untuk Sui Ling, "Nona ini bisakah meluangkan waktu untuk berbicara sebentar !" "Tidak dan jangan ganggu kami." Sui Ling menolaknya dengan tegas dan merasa tidak nyaman. Pria itu tersenyum dan melihat sifat agresif Sui Ling membuatnya jauh lebih tertarik, "Aku Yun Xie dari Sekte Dunia Bawah, pernahkah kau mendengarnya ?" "Tidak dan juga tidak mau tahu." Sui Ling menjawabnya dengan tegas.
9.6120.8K viewsCompletedAdded to Library 4.8K Times as tulisan xie xie
Show Reviews (31)
Read
+Library
Embunayu
Hai Thor.. izin promosi ya Ikuti cerita seru 'Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api'. Menceritakan Perjalanan Jati diri, kisah seorang Pangeran yang lemah dan diusir dari Kerajaan dalam ambisi adiknya yang berhasil merebut gelarnya sebagai Putra Mahkota.
Ibnu H.s
izin promosi novel judul : terkuat dari yang terkuat sinopsis: Dalam dunia sihir yang dibagi oleh kasta dan penindasan, Lennos, seorang cucu dewa terkuat, terpaksa melarikan diri setelah dituduh membunuh seorang pangeran ambisius. Menghadapi pengkhianatan dan kehilangan semuanya. genre - fantasi
Read All Reviews
Selir Pangeran Murong

Selir Pangeran Murong

Xue berkata pelan. Xue datang membawa makanan dan minuman untuk mereka. Teh yang masih mengepulkan asap menyebarkan bau harum yang menggoda. Saat mendengar kalimat yang diucapkan Xue, wajah cemberut Xin Qian sedikit memudar. Dalam hati dia bertanya-tanya, apakah pria ini sedang sakit, kenapa harus minum sup obat? "Apakah Anda sakit?" Xin Qian menghirup aroma beberapa herbal dari mangkuk yang dibawa oleh Xue, ketika Xuan Yuan membukanya.
9.888.6K viewsCompletedAdded to Library 3.0K Times as tulisan xie xie
Read
+Library
Waspadalah, Nyonya Tak Sudi Lagi Ditindas

Waspadalah, Nyonya Tak Sudi Lagi Ditindas

Ekspresinya tak terbaca ketika menuliskan aspek-aspek penilaian. Nona Wang dan nona Chu sudah menyedot perhatian semua orang. Setelahnya tak ada lagi yang berani menari. Para nona muda takut mendapat reputasi sebagai pecundang. Ketika Jieyu mempersiapkan diri untuk melukis, Jiayi sedang menulis puisi dengan kaligrafi yang indah. "Sepupu, tulisanmu sangat bagus. Aku jadi malu menyerahkan karyaku pada dewan juri." Xie Wan Qing menggaruk kepalanya yang tidak gatal. "Tahu begini, lebih baik aku mencoba catur."
1021.6K viewsCompletedAdded to Library 843 Times as tulisan xie xie
Read
+Library
TULANG SUCI NAGA ABADI

TULANG SUCI NAGA ABADI

“Xie Li…” Xie Li tersenyum. Senyum yang tak sampai ke mata. “Selamat datang kembali, Mimi,” ucapnya, lalu menoleh pada Xu Ming. “Dan kau… siapa? Apakah tunanganku memungut seorang pengemis?” Xu Ming berdiri diam. Tatapannya dingin, tidak bergeming. “Apa pun itu,” Xie Li melanjutkan, nadanya mengalir tenang seperti racun di cangkir anggur, “Kau sebaiknya berhati-hati, jangan menyentuh barang milik orang lain.”
1015.2K viewsOngoingAdded to Library 608 Times as tulisan xie xie
Read
+Library
Terlahir Kembali Menjadi Karakter Pendukung dalam Novel

Terlahir Kembali Menjadi Karakter Pendukung dalam Novel

Jiang Xi melihat tulisan Maimiao, lalu mengelus kepalanya, “Kamu juga pantas dipuji, tulisanmu bagus, dan kamu bisa menggunakan pinyin untuk menulis huruf yang tidak diketahui. Meski Mibao tidak menulis, dia menggambar dengan baik, jadi kita harus memberinya semangat, kan?” Maimiao, yang baru saja menerima pujian, melihat gambar Mibao dan tiba-tiba merasa bisa menerima hal itu. Jiang Xi dan Ye Chenfei saling tersenyum, lalu mereka berdua melihat tulisan Xiaoshitou. Xiaoshitou menggunakan kertas lebih sedikit daripada Maimiao, tapi semua ditulis dengan karakter Tionghoa, tidak ada yang menggunakan pinyin. Hal ini membuat Jiang Xi sangat terkesan.
5.7K viewsCompletedAdded to Library 215 Times as tulisan xie xie
Read
+Library
KEMBALI Untuk Suamiku Yang Jahat

KEMBALI Untuk Suamiku Yang Jahat

Kata Yang Mian dengan bercanda, Xie Gun terkekeh dan masuk kedalam, dia melepaskan sepatunya. "Rumahmu cukup nyaman." Kata Xie Gun jujur, walaupun tempat ini tidak besar, tapi untuk wanita yang tinggal sendiri ini sudah lebih dari cukup. Apalagi Yang Mian bisa menjaga rumahnya tetap bersih dan rapi, dia juga menghias ruangan dengan beberapa bunga hias dan juga ada stiker-stiker lucu yang di tempelkan di dinding. "Baguslah jika kamu suka, kalau begitu aku akan menyiapkan minuman dulu, kamu mau teh panas atau kopi?"
1.2K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as tulisan xie xie
Read
+Library
Happiness Marrie

Happiness Marrie

Nada bicaranya terdengar sangat khawatir. "Aku baik-baik aja! Aku tadi cuma jalan-jalan di taman, menikmati udara sore. Maaf ya Kak, membuat Kakak khawatir!" ucap Xia Lien. "Xixi, kamu ngapain di sini?" Yang ditanya malah terisak. "Lien'er, maafin aku!" Gu Xi segera memeluk Xia Lien yang terlihat mengerutkan kening bingung.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as tulisan xie xie
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status