Kebahagiaan Menanti
Arya juga tidak pernah mengajakku membicarakan topik yang tidak kumengerti agar terlihat unggul.
Pokoknya, aku sangat bahagia selama bersamanya. Aku sudah lama tidak merasa sebahagia ini.
Kami berlibur hampir satu bulan, lalu kami kembali ke tanah air.
Sesampainya di tanah air, Arya langsung pergi rapat ke kantor.
Tepat aku mau masuk ke rumah, aku diadang oleh Evan dan Jihan.
"Bu, kenapa ponsel ibu nggak aktif terus? Kenapa rumahmu kosong? Tahukah ibu, kami lama sekali mencarimu?" tanya Jihan dengan kesal.