Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dewa Pedang Tanah Pasundan

Dewa Pedang Tanah Pasundan

Dia mengenakan baju warna hitam, di pinggangnya terselip sebatang kapak besar yang terbuat dari baja. "Mati hidup itu sudah menjadi suratan takdir. Buat apa terlalu dikhawatirkan?" Pendekar Seribu Pedang berkata dengan tenang. Bahkan ia masih sempat menyantap singkong rebus lagi. Setelah habis dilahap, ia segera melanjutkan. "Masalah di antara kita sudah lewat belasan tahun yang lalu. Mengapa kalian tidak mau melupakannya?"
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai uang seribu lama
Baca
+Pustaka
Perkara Mahar Satu Miliar

Perkara Mahar Satu Miliar

sergah Dara, lama-lama ia tak tahan selalu mendengar ibu dan bapaknya bertengkar. Di kamar gadis itu sibuk dengan ponselnya menatap poto-poto Naura dan Feri yang banyak diunggah tamu undangan tadi, batinnya menjerit merasa iri. Tiba-tiba pesan dari Pak Bagus membuyarkan lamunan, jujur ia emosi kala lelaki tua itu mengirimkan pesan. Namun, diam-diam dalam lubuk hatinya ia butuh uang lelaki itu.
1055.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai uang seribu lama
Baca
+Pustaka
Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Seru Alfi kesal dan kesakitan. “Suatu hari, aku sedang berenang ke tengah laut untuk menyelamatkan seseorang yang tenggelam, namun ombak ganas muncul dan semua orang tengah sibuk menyelamatkan diri mereka sendiri. Tapi, tiba-tiba tubuhku terasa sedang diseret oleh daging merah yang besar dan lezat. Saat kubuka mataku, aku melihat wajah bapak-bapak berkumis didepan mataku. Ia mengenakan baju khas Madura. Saat itu aku sadar celana renangku terhempas ombak dan ia, dengan senyuman di wajahnya memberikan celana dalam ini padaku. Dia benar-benar berarti bagiku sampai aku bergabung dengan Waku-waku agar aku bisa membalasnya. Kami juga berjanji akan membuat sate yang dibakar dengan tabir suryaku dan
915.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 412 kali sebagai uang seribu lama
Baca
+Pustaka
PENDEKAR TAPAK DEWA

PENDEKAR TAPAK DEWA

(Ita = kata halus pengganti orang pertama yang lebih tua atau dihormati; Jawa = sampean). Laki-laki yang bertubuh tinggi dan berkulit kulit langsat menjawab duluan, “Nama saya La Sampungu atau Ama Luhu. Benar sekali, Tuan Jawara, dulu saya pernah bekerja di beberapa kapal dagang antarnegeri. Kebetulan, beberapa kali pernah singgah di Negeri Sinae.”
9.1153.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.1K kali sebagai uang seribu lama
Tampilkan Ulasan (62)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang Promo y thor Pernah terbayangkan ngak ? kalau ada seorang pendekar dari JAWA DWIPA yg suka mengembara ke berbagai negeri & bertarung dg semua pendekar-pendekar hebat dari seluruh dunia. Pastinya pengembaraan ini sangat menarik utk diikuti Ksatria Pengembara akan UPDATE TIAP HARI
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
PERNIKAHAN DI BAWAH SOROTAN

PERNIKAHAN DI BAWAH SOROTAN

ujar Seraphine lembut, nada bicaranya melunak melihat suaminya yang tampak begitu rapuh namun jujur. "Gue kangen suara lo, Sera. Bukan cuma suara lo pas lagi ngomel," Samudera menjeda, ia menelan ludah, tatapannya menjadi lebih gelap dan intens. "Gue kangen... suara lo pas hilang kendali di bawah. Gue kangen pas lo manggil nama gue di bawah gue. Dua minggu itu lama banget, Sera. Gue bisa gila kalau kelamaan begini."
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai uang seribu lama
Baca
+Pustaka
PEMBALASAN DENDAM SANG DEWA DARI JURANG NAGA HITAM

PEMBALASAN DENDAM SANG DEWA DARI JURANG NAGA HITAM

Awan hitam menggantung rendah, membentuk pusaran di atas puncak Gunung Seribu Roh, tempat yang sejak ribuan tahun lalu diyakini sebagai lokasi penyegelan para dewa buangan. Li Yuan berdiri di tepi jurang, wajahnya dipenuhi luka-luka dari pertempuran sebelumnya. Di sampingnya, Qian Xue mengerahkan jurus penyembuh terakhir untuk menstabilkan luka dalam yang dideritanya. "Langit takkan retak tanpa alasan," gumam Li Yuan pelan, matanya menatap ke atas. "Dan darah ini bukan hanya milik kita."
107.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai uang seribu lama
Baca
+Pustaka
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Pembaca yang Turun ke Cerita LOKASI: DIMENSI REALITA (DUNIA PEMBACA) STATUS WAKTU: BUKAN FIKSI, BUKAN NYATA Di balik layar komputer, di dalam ruang sunyi penuh cahaya biru, seorang gadis bernama Sera menatap layar monitor yang menampilkan kata terakhir dari Bab 112. Ia menggulir ke atas. Ke bawah. Tak ada yang baru. Tak ada pembaruan. Cerita berhenti. “Tapi… kenapa?” bisiknya. “Kenapa berhenti di situ?” Ia mengetik di kolom komentar: ‘Lanjut dong…’
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai uang seribu lama
Baca
+Pustaka
Istri Siri Yang Ternodai

Istri Siri Yang Ternodai

“Kalau kamu memilih uang, aku akan belikan rumah juga untukmu. Akan kupastikan hidupmu terjamin, kamu bisa membesarkan anak itu dengan baik. Lagian, kamu masih muda El, masih banyak yang mau denganmu.” Elina memejamkan mata, menarik napas dalam-dalam lalu menghembuskannya perlahan. “Aku ingin kamu tanggung jawab, Adam!” balas Elina pelan tapi menusuk. Suaranya bergetar lantaran menahan tangis dan emosi. “Aku bersedia menikah siri.” Mendengar itu, Adam pun melengos dengan wajah memerah. “Apa kamu yakin itu bayiku?!” tanya Adam kemudian, tanpa menatap Elina.
10765 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai uang seribu lama
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status