My Game Boyfriend
Tanpa perlu kata-kata, ia tersenyum lebar, lalu mendekatkan wajahnya untuk mencium kening Melati dengan lembut sebelum menempelkan telinganya di perut istrinya.
"Selamat pagi, dua orang kesayanganku," bisiknya dengan suara yang masih serak khas bangun tidur, namun penuh kehangatan yang menembus hingga ke dalam hati. "Hari ini hari yang istimewa, bukan? Hari ini kita sampai di babak yang ke seratus. Seratus bab perjalanan kita, seratus langkah yang telah kita lalui bersama untuk sampai di titik ini."