Mencintai dalam Diam
Dia membawa pulang ujian dengan nilai tertinggi, langsung berlari ke ruang kerja Sandi, ingin menunjukkan padanya dan membuat pria itu bahagia.
Ruangannya sunyi sepi.
Sandi tertidur di meja, dan Kania berjalan pelan ke sampingnya.
Sinar matahari senja menyinari alis dan sudut matanya, di bawah cahaya keemasan yang berkilauan, dia tampak seperti dewa yang tak terjangkau.
Kania bersikeras ingin menjadi orang yang menurunkannya dari kedudukannya yang tinggi itu.
Jadi, dia mengambil kertas ujiannya dan meletakkannya di wajah Sandi, lalu memberikan ciuman lembut.