Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
LANTING BRUGA

LANTING BRUGA

Tapa Kore hanya memandang sesaat ke arah wanita-wanita itu, kemudian berpaling cepat ke luar tempat hiburan. "Sepertinya, aku sudah salah masuk tempat," gumam Tapa Kore, dengan wajah yang terlihat memerah karena malu melihat pemandangan indah di belakangnya. Pria itu memandang Lanting Beruga, dan merasa begitu heran melihat ekspresi wajah pemuda tersebut. "Kau tidak menyukainya, Nak Lanting?" tanya Tapa Kore. "Jika kau mau, aku masih punya uang-"
9.33.2M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 69.8K Beses bilang ular tapa
Ipakita ang mga Review (1034)
Read
+Library
Insan Perantau
sangat menarik jalan cerita..menunggu bab selanjutnya terasa debar di hati menantikan cerita seterusnya.Seakan diri termasuk dalam cerita menantikan lawan yang akan ditewaskan. Rakan- rakan seperjuangan juga menarik isi cerita menghadirkan sebuah cerita yang hebat. Seni pertarungan yang menarik lag
Jayashree
Kalo kamu dijodohkan sosok kaya, rupawan dan sempurna gimana gais? Sayangnya Zora menolak dengan pasti dan memilih kekasihnya yang sederhana. Ayahnya tidak bisa membiarkan hal ini dan berencana untuk menghancurkan kekasih dari putrinya. Hemm gimana kelanjutannya? Mampir ya di "Arti Cinta Untuk Zora"
Basahin ang Lahat ng Review
KISAH PANAS PERJALANAN BULAN MADU WILLIAM DAN AMELIA

KISAH PANAS PERJALANAN BULAN MADU WILLIAM DAN AMELIA

seru William. Pasangan itu berjalan dari satu kios ke kios lain. Amelia tertarik pada kain tapa yang digantung dengan motif khas Tonga berwarna cokelat dan putih. Ia mengagumi kerajinan tangan dari pandan, topi, tas, dan tikar yang dianyam dengan detail halus. “Kain ini cantik sekali. Menurutmu cocok untuk dijadikan taplak meja di ruang tamu kita nanti?” ujar Amelia.
101.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 47 Beses bilang ular tapa
Read
+Library
Satu Atap

Satu Atap

Rakha yang masih nyenderin tangan di atas troli cuma ngelirik sekilas, terus narik napas panjang. “Ternyata kebiasaan” ucap Rakha sambil menghela nafas Vira nggak nyaut, malah makin khusyuk. Dia ambil apel lain, bandingin warnanya, terus ngetuk-ngetuk pelan kayak orang pinter bener soal buah. Rakha udah mau komentar lagi, tapi tiba-tiba ada seorang cowok ikut nyelip di samping Vira buat ngambil apel juga.
701 viewsOngoingIdinagdag sa Library 21 Beses bilang ular tapa
Read
+Library
Selubung Memori

Selubung Memori

“Kau suka permen kapas? Tidak asyik makan sendirian.” “Seperti apa rasanya?” “Tidak pernah makan permen kapas?” Aku menggeleng. Tara menelengkan kepala. “Hm... seperti kapas, tapi manis.” Aku tidak keberatan dengan rasa kapas, jadi aku meminta satu. Tara berdiri, dan di ujung memang ada alat khusus. Aku tidak enak hanya duduk, jadi aku ikut mendekat, melihatnya memasukkan gula-gula ke lingkaran tengah, memenuhi itu, kemudian kakinya menekan pedal berulang kali, membuat lingkaran itu berputar. Tara meletakkan tongkat kayu di dekat lingkaran tengah, dan kapas keluar seperti menggulung tongkat kayu itu. Itu cukup membuatku aneh, tetapi tiba-tiba kapas sudah mengembang besar dengan aroma manis.
1018.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 412 Beses bilang ular tapa
Read
+Library
Pena Ajaib

Pena Ajaib

tanya Bintang pada pemilik warung saat dirinya tidak melihat adanya Ocin “Toilet Den,” jawab bapak pemilik warung lantas kembali masuk ke dalam. “Cie... baru bertemu tadi pagi, sudah kangen saja sama si Babu,” ledek Toni. “Sembarangan! Gue takutnya dia balik lagi ke rumah atau nekat masuk kelas,” terka Bintang kemudian mulai menyantap sarapannya.
102.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 58 Beses bilang ular tapa
Read
+Library
MARRIED TAPI AVAILABLE

MARRIED TAPI AVAILABLE

Sebuah Berrybenka yang menjadi oleh-oleh Ervan sepulang dari Singapura menjadi gong makin rekatnya hubungan mereka berdua. * Zakaria singgah ke sebuah warteg di tepi jalan untuk makan siang yang sebetulnya sudah lama terlewat. Selama menunggu makanan disiapkan ia mengutak-utik ponsel. Ia mengklik sebuah icon aplikasi. Setelah loading beberapa lama, layar kemudian menampilkan hasil.
3.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 120 Beses bilang ular tapa
Read
+Library
Tangisku

Tangisku

Aku membaca isi kertas tersebut ini isinya, Dear Cindy, Aku minta maaf ya sama kamu aku harus pergi dalam kehidupan baru aku kamu jangan sedih terus ya jangan nangis kalo ada masalah telfon aja insya Allah aku masih bisa nemenin kamu sekali lagi aku minta maaf ya cin. Dari tata. "Astaghfirullah tata kemana ya" "Maaf mbak tata mau kemana ya kok pamit ke aku" "Tata mau nikah"
2.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 76 Beses bilang ular tapa
Read
+Library
Mandul

Mandul

Plakk plakk plakk. Tamparan mendarat telak 3 kali di pipi Riri. Terasa perih akibat luka sobek dari tamparan tangan yang kekar itu. Tak cukup sampai disitu, lelaki itu mengambil sebuah lakban untuk menutup mulut Riri yang memberikan umpatan dan makian kepada lelaki gila itu. "Jangan nakal, Sayang! Aku tak pernah menyentuh wanita sembarangan. Biarkan aku menunjukkan betapa hebatnya aku dalam bercinta."
105.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 184 Beses bilang ular tapa
Read
+Library
Kontrak Cinta si Gadis Penari

Kontrak Cinta si Gadis Penari

“Hai ....” Sapaan hangat dengan senyum tertarik sempurna itu membuat air muka Tara berubah cepat. Ia menatap datar Kivanc yang membawa paperbag berwarna coklat, lalu menyerahkan pada Tara. “Aku membawa terlalu banyak oleh-oleh dan berniat memakannya sendiri. Dan berhubung baru pindah, tau kamu punya seorang adik perempuan. Jadi, aku memilih untuk membaginya dan berharap dia menyukai beberapa coklat juga makanan khas di negara nenekku.” Tanpa melirik sedikitpun, Tara menjawab lebih singkat, “Bawa pulang karena lidah Flora nggak bakal suka makanan lo.”
1.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 46 Beses bilang ular tapa
Read
+Library
PREV
12345
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status