Runtuhnya Sebuah Kesetiaan
"Aku bukan tidak percaya pada Mas Haris, tapi aku belum sepenuhnya pulih dari diriku sendiri."
Kalimat itu menggema dalam hati, lirih tapi jujur.
Esti tahu, kalau ia memutuskan untuk membuka diri, maka itu juga berarti membuka kemungkinan sakit lagi. Dan itu yang belum siap ia tanggung. Belum sekarang.
Tapi satu hal yang ia sadari malam itu, Ia tak lagi hanya marah atau terluka, ia sedang belajar mengerti.
Mengerti bahwa hati bisa sembuh, tapi butuh waktu. Mengerti bahwa cemburu bukan berarti lemah, tapi manusiawi. Dan mengerti bahwa memberi kesempatan tidak selalu berarti menghapus semua keraguan dalam sekejap.
Bab Populer